HANKAM

Indonesia dan Negara-negara ASEAN Berbagi Data Intelijen Tekan Risiko Terorisme dan Ancaman Siber

Indonesia
Indonesia dan negara-negara ASEAN menggelar “The 10th ASEAN Our Eyes Working Group” untuk memperkuat ketahanan kolektif terhadap ancaman terorisme, radikalisme, dan ekstremisme. Indonesia diwakili Kepala Pusat Analisis Intelijen Pertahanan Kemhan RI. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM - Perwakilan negara-negara ASEAN menggelar “The 10th ASEAN Our Eyes Working Group” untuk memperkuat ketahanan kolektif terhadap ancaman terorisme, radikalisme, dan ekstremisme. Forum digelar di Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada 9-12 Juni 2026.

Kementerian Pertahanan RI melalui Kepala Pusat Analisis Intelijen Pertahanan Pusat Analisis Intelijen Pertahanan BIK Intelhan Brigjen TNI Efran Gunawan secara resmi membuka dan memimpin pertemuan tersebut.

Dalam sambutannya, Brigjen Efran menekankan pentingnya mempertahankan kewaspadaan meskipun tren ancaman terorisme di kawasan menunjukkan penurunan.

Baca Juga: Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional Satuan, Pangdivif 3 Tinjau Latihan Tingkat Seksi Batalion Armed 6 Kostrad

“Dinamika konflik global berdampak pada rantai pasok energi dan jalur pelayaran, yang berpotensi memicu risiko terorisme, ancaman siber, hingga krisis pengungsi,” kata Efran, dikutip dari siaran pers Biro Infohan Kemhan RI, Jumat (12/6).

Dengan berbagi data intelijen, agenda pertemuan The 10th ASEAN Our Eyes Working diisi dengan pembaruan situasi terorisme di kawasan, penyempurnaan mekanisme pertukaran informasi strategis, dan sesi berbagi pandangan para pakar.

Narasumber memberikan analisis mendalam terkait perkembangan ancaman dan kerentanan generasi muda di era digital.

Baca Juga: TNI AU Berkomitmen Dukung Pemanfaatan Bandara Kertajati, Termasuk untuk Fasilitas MRO

Efran menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh delegasi dan menegaskan bahwa dialog konstruktif menunjukkan pentingnya kerja sama di bawah kerangka ASEAN Our Eyes.

“Indonesia juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pertukaran informasi strategis dan meyakini bahwa melalui kolaborasi berkelanjutan, kepercayaan, dan solidaritas, ASEAN akan tetap damai, aman, stabil, dan tangguh dalam menghadapi tantangan masa depan,” kata Efran.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.