Indonesia dan Malaysia Gelar "Perang Konvensional" di Latma Kekar Malindo-46AB/2023

Tawau, IDM - Personel Tentera Diraja Malaysia (TDM) yang berjumlah 669 orang dari jajaran 13 Briged Infantri Malaysia (BIM) dan prajurit TNI AD yang berjumlah 75 orang dari Yonif 613/Rja baru saja menyelesaikan Latma Kekar Malindo-46AB/2023 yang berlangsung selama 11 hari, dari tanggal 22 Oktober 2023 sampai dengan tanggal 1 November 2023 di Kem Kukusan 26 RAMD Tawau Malaysia dan Kawasan Kompleks Felda Umas.
Dilansir keterangan resmi Dispenad, Senin, (30/10) dalam latihan ini materi yang dilatihkan merupakan materi Perang Konvensional dan terdiri dari tiga hari Latihan Penyamaan Materi dan 5 hari Pelaksanaan Latihan Driil Tempur.
Baca Juga: Batalyon Kavaleri 8/NSW/2 Kostrad Latihan Taktis Gunakan Ranpur Leopard
"Latma Kekar Malindo-46AB/2023 yang diselenggarakan berjalan aman dan sukses. Latihan bersama ini dapat diimplementasikan dengan baik oleh Kontingen TNI AD maupun Kontingen dari Malaysia. Kontingen TNI AD yang berasal dari Yonif 613/RJA Brigif 24/BC mampu menunjukkan militansi yang terbaik dalam hal penerimaan materi maupun dalam pelaksanaan Drill Tempur yang dilaksanakan," ujar Kasdam VI/Mlw, Brigjen TNI Susilo yang turut hadir saat penutupan Latma.
Ia pun berharap kedepannya setelah pelaksanaan Latma Kekar Malindo-46AB/2023 diharapkan hubungan antar kedua negara tetap terjalin dengan baik dan mampu meningkatkan kerjasama antar kedua negara.
Baca Juga: Danjen Kopassus Launching Bela Diri Kopassus KTAF
Upacara Penutupan Latma Kekar Malindo-46AB/2023 ditutup langsung oleh Panglima Divisi 5 Tentera Diraja Malaysia (TDM), Mejar Jeneral Malek Razak Sulaiman dan turut dihadiri Asops Kasdam VI/Mlw, Kolonel Inf Mustakim dan Danbrigif 24/BC, Kolonel Inf Teguh Wiratama. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































