Imbas Banjir, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Pemindahan Material Pembangunan Gereja

Jakarta, IDM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Indonesia-Malaysia membantu pemindahan material pembangunan gereja yang terkena dampak banjir di Desa Salang, Kabupaten Nunukan. Banjir yang melanda wilayah tersebut telah menyebabkan kerusakan pada akses dan lokasi pembangunan gereja.
Dikutip dari Penerangan Kostrad, Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari tugas mereka untuk mendukung masyarakat di daerah perbatasan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.
Baca Juga: Jelang Kedatangan Alutsista Baru, Danlanud Supadio: Para Penerbang Harus Asah Kemampuan
“Kami memahami bahwa banjir ini membawa dampak besar bagi warga, termasuk terhadap pembangunan fasilitas ibadah. Oleh karena itu, kami hadir untuk meringankan beban masyarakat, sesuai dengan komitmen kami sebagai prajurit TNI,” ujarnya.
Bersama warga, personel Satgas bekerja sama memindahkan material bangunan seperti pasir, semen, dan batu bata yang sebelumnya terendam banjir. Kerja sama antara personel TNI dan masyarakat ini berlangsung dengan semangat gotong royong.
Baca Juga: Kontingen TNI AD Berangkat ke India, Dapat Wejangan dari Panglima TNI
Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, baik dalam bentuk pengamanan maupun kegiatan sosial, demi menjaga stabilitas dan kesejahteraan di wilayah perbatasan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































