Ikuti Perkembangan Iptek, TNI AU Bahas Revisi Kurikulum Semaba PK dan Semata PK

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar rapat kelompok kerja (Pokja) revisi kurikulum pendidikan Sekolah Pertama Bintara Prajurit Karier (Semaba PK) dan Sekolah Pertama Tamtama Prajurit Karier (Semata PK) di Skadron Pendidikan (Skadik) 402 Wing Pendidikan (Wingdik) 400/Matukjur, Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Kamis (22/1).
Rapat Pokja tersebut dipimpin oleh Kepala Pembinaan Kurikulum Dinas Pendidikan TNI AU (Kalabinkur Disdikau) Kolonel Sus Eko Dedy, yang didampingi Komandan Wingdik 400/Matukjur Kolonel Pas Roni Wijaya.
Baca Juga: Hadir di Pengukuhan Untas, Menhan Sebut Negara Pastikan Beri Ruang Pengabdian yang Setara
Pembahasan rapat berfokus pada peran strategis kurikulum sebagai pedoman utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Kurikulum yang disusun secara terstruktur, terperinci dan sistematis dinilai dapat memudahkan proses pembelajaran, sekaligus membantu peserta didik memahami serta menyerap materi secara optimal.

Selain itu, pelaksanaan rapat tersebut turut dilatarbelakangi oleh kebutuhan satuan pendidikan TNI AU untuk melakukan penyesuaian materi pembelajaran pada pendidikan Semaba PK serta Semata PK.
Penyesuaian tersebut diperlukan agar kurikulum yang digunakan dapat terus selaras dengan tuntutan tugas, perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang terus berubah.
“Penyempurnaan ini diharapkan mampu memperbarui materi yang sudah tidak sesuai, sehingga standar pendidikan TNI Angkatan Udara dapat terus terjaga dan meningkat,” tulis Penerangan Lanud Adi Soemarmo yang diterima redaksi Indonesia Defense Magazine, Kamis (22/1). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































