HUT ke-80 TNI: Angkatan Laut Siapkan 50 KRI, 25 Pesawat, dan Demo Pasukan Khusus di Teluk Jakarta

Jakarta, IDM – TNI AL menyiapkan sejumlah atraksi laut dan udara untuk memeriahkan puncak peringatan HUT ke-80 TNI, pada 5 Oktober 2025 mendatang.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menyampaikan, rangkaian kegiatan akan meliputi defile laut atau iring-iringan kapal perang (sailing pass), defile udara (flying pass) pesawat TNI AL, serta demonstrasi pasukan khusus.
"Rencananya kegiatan ini akan disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/9).
Baca Juga: TNI Bantah Ada Penembakan Brutal Terhadap Pelajar di Yalimo
Dalam perayaan tersebut, TNI AL akan mengerahkan lebih dari 50 kapal perang Republik Indonesia (KRI) dan 25 pesawat udara. Sejumlah kapal dari berbagai institusi pemerintah juga dijadwalkan ikut ambil bagian.
"Lokasi kegiatan dipusatkan di Teluk Jakarta, dan saat ini persiapan terus dilakukan hingga hari pelaksanaan nanti," kata Tunggul.
Ia menambahkan, TNI AL juga membuka ruang keterlibatan media nasional. "Kami merencanakan akan melibatkan rekan-rekan media untuk ikut serta dalam publikasi kegiatan tersebut, sebagai salah satu rangkaian HUT ke-80 TNI," ungkapnya
Baca Juga: TNI AD Gagalkan Penyelundupan 63 Kg Sabu di Perbatasan Kalimantan
Sebagai perbandingan, pada HUT ke-79 TNI 2024, TNI menampilkan kekuatan besar dari seluruh matra. Dari laut, TNI AL mengerahkan 38 KRI, termasuk fregat kelas SIGMA, kapal perang jenis PKR, kapal pendarat amfibi kelas LPD, kapal cepat tempur, kapal layar legendaris KRI Dewa Ruci, hingga kapal selam. Sejumlah kapal dari instansi pemerintah lain seperti Polairud, Bakamla, KKP, Bea Cukai, Basarnas, dan KPLP juga ikut dalam defile laut di Teluk Jakarta.
Sementara itu, kekuatan udara menghadirkan 181 alutsista, terdiri atas 148 pesawat TNI AU, 15 pesawat TNI AL, dan 18 pesawat TNI AD. Atraksi udara juga menampilkan pesawat latih Cessna, G120TP Grob, serta KT-1B Woong Bee Jupiter Aerobatic Team. Di darat, sekitar 1.059 unit kendaraan tempur dan ribuan prajurit ikut dalam parade di Monas, termasuk 4.500 prajurit TNI AL bersama Korps Marinir.
Tradisi defile laut dan udara dalam peringatan HUT TNI selalu menjadi unjuk kekuatan militer Indonesia sekaligus sarana transparansi TNI kepada masyarakat. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































