HANKAM

TNI AD Gagalkan Penyelundupan 63 Kg Sabu di Perbatasan Kalimantan

Yonarhanud 1/PBC Kostrad
Puluhan barang bukti sabu diserahkan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat. (Foto: Dok. Penkodam XII/Tanjungpura)

Jakarta, IDM – TNI AD dari Satgas Yonarhanud 1/PBC Kostrad menggagalkan penyeludupan 63 kilogram (Kg) narkotika jenis sabu di perbatasan Kalimantan.

Dilansir dari keterangan Penkodam XII/Tanjungpura (Tpr), Selasa (16/9) puluhan barang bukti sabu ini diserahkan langsung Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael bersama satu orang terduga pelaku kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat.

Baca Juga: Perwira Pertama TNI AU Rampungkan Pendidikan Penerbang di AS

Dijelaskan pula, selain pelaku dan barang bukti sabu, Pangdam XII/Tpr juga menyerahkan barang bukti lain berupa Catridge Liquid Pod (KPod) mengandung Ketamine dalam bungkusan plastik sebanyak 99 pcs serta Catridge Liquid Pod mengandung Ketamine dalam kemasan kotak sebanyak 100 pcs.

Seluruh barang haram tersebut didapat dari terduga pelaku seorang WNI inisial IS (32), yang diketahui dari hasil pemeriksaan berdomisili di Dusun Sungai Jawa, Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Pelaku IS, ini diamankan oleh personel Pos Kotis Gabma Entikong yang rutin melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas di Pos Dalduk. Pelaku yang mengendarai mobil saat diperiksa petugas, didapati empat buah tas diduga berisi Narkotika. Pelaku dan barang bukti selanjutnya diamankan di Pos Kotis Gabma Entikong untuk dilakukan pendalaman.

Baca Juga: Puspen Ungkap Motif Awal Prajurit TNI dalam Kasus Kacab Bank BUMN

Pangdam XII/Tpr dalam keterangan kepada awak media menegaskan, untuk pelaku statusnya saat ini belum bisa dipastikan sebagai pemilik atau kurir. Tentunya menunggu hasil pendalaman oleh pihak BNN.

"Yang jelas saat pelaku melintas kemudian disetop, diperiksa ditemukan barang tersebut. Selanjutnya petugas berkoordinasi dengan bea cukai untuk mengecek, setelah dicek ternyata sabu," tegasnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.