HANKAM

HUT ke-80 RI, Pangkodau III Pimpin Pengibaran Bendera Merah Putih di Dasar Laut Pulau Mbromsi

Pangkodau III
Pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan di Dasar Laut Pulau Mbromsi. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Azhar Aditama memimpin pengibaran bendera Merah Putih di dasar laut Pulau Mbromsi, Distrik Aimando Padaido, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (17/8).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian upacara peringatan HUT ke-80 RI, dengan Bupati Biak Numfor Markus Oktavianus Masnebmara bertindak sebagai inspektur upacara.

Baca Juga: Perwira TNI AL Bahas Teknologi Canggih Pengendali Kapal Perang di Malaysia

“Keistimewaan peringatan tahun ini ditandai dengan pengibaran Merah Putih dari kedalaman laut hingga puncak tiang. Pulau Mbromsi dipilih untuk menegaskan kehadiran negara di wilayah kepulauan terpencil,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya, dikutip Senin (18/8).

Prosesi pengibaran bendera di kedalaman 15 meter itu dilakukan oleh tiga pengibar bendera yang terdiri dari personel Kowal, Wara, serta Basarnas. Sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD), TNI Angkatan Laut (TNI AL), dan TNI Angkatan Udara (TNI AU), Polri, Basarnas, Ketua PIA Ardhya Garini Daerah III Kodau III beserta pengurus turut ambil bagian.

Pangkodau III Marsda TNI Azhar Aditama
Pangkodau III Marsda TNI Azhar Aditama (kiri) memimpin pengibaran bendera Merah Putih di dasar laut Pulau Mbromsi. (Foto: Dok. Dispenau)

Adapun yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kolonel Laut (P) Ahman Novam Hajuruman, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Wing (Danwing) Udara 3 Puspenerbal.

Partisipasi masyarakat juga terlihat melalui 80 kapal motor yang mengiringi kedatangan KRI pembawa Pangkodau III, Bupati Biak Numfor, serta anggota DPRD.

Baca Juga: Latgab Ksatria Warrior, Yonif 330 Kostrad dan US Army Perkuat Sinergi Tempu

Kehadiran beragam elemen bangsa mencerminakan sinergi serta soliditas bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan. “Merah Putih yang berkibar dari dasar laut hingga puncak tiang menjadi simbol keberanian, persatuan, serta semangat membangun Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” tulis Dispenau.

Selaras dengan itu, kegiatan ini juga menegaskan komitmen TNI AU untuk selalu bersama rakyat, menjaga kedaulatan, dan mendukung kebijakan nasional demi pembangunan yang inklusif serta berkeadilan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.