HUT ke-79, Persit Kartika Chandra Kirana Puspomad Gelar Donor Darah

Jakarta, IDM – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad) menggelar kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-79 di Gedung Gatot Subroto, Mapusomad, Jakarta, Rabu (22/1).
Yulia Rahmat Sapari selaku ketua panitia donor darah Persit KCK PCBS Puspomad menjelaskan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian persatuan istri tentara TNI AD terhadap kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Momen Keakraban Prajurit Pandawa dan Warga Salatiga
"Sesuai program kerja Kartika Chandra Kirana Pusat, dititikberatkan untuk banyak berkegiatan sosial, salah satunya donor darah ini," tutur Yulia kepada Indonesia Defense Magazine.
Yulia menuturkan sebanyak 500 kantong darah diharapkan dapat terpenuhi lewat program yang digelar bersama Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta. Untuk mencapai angkta tersebut, Yulia menyebut pihaknya turut mengajak masyarakat di sekitar markas untuk terlibat.

"Ranting pusdikom 200 kantong darah. Yonpomad bergabung (bersama PCBS Puspomad). Anggota dan keluarga, dan mengajak instansi tetanga seperti KKP dan PLN," ungkapnya.
Baca Juga: Jelang MNEK 2025 di Bali, Koarmada II Gelar Perencanaan Taktis
Yulia pun berharap kehadiran Persit KCK ke depan dapat lebih berdampak lewat kegiatan yang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































