Momen Keakraban Prajurit Pandawa dan Warga Salatiga

Jakarta, IDM – Hari Selasa, (21/1) pagi nyanyian lagu khas prajurit Pandawa menggema di kota Salatiga, Jawa Tengah. Ratusan prajurit Yonif 411/Kostrad ini tengah berolahraga lari mengelilingi kota yang dijuluki kota kaki gunung ini.
Momen ini pun langsung diabadikan warga. Mereka tampak antusias di pinggir jalan memberikan semangat, ada rasa kebanggaan.
Baca Juga: Jelang MNEK 2025 di Bali, Koarmada II Gelar Perencanaan Taktis
Menurut Danyonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang yang memimpin langsung olahraga ini, tujuan dari kegiatan lari pagi adalah sebagai pembinaan fisik prajurit agar tetap sehat, bugar dan prima.
Terlebih Pasukan Pandawa 10 bulan yang lalu baru saja kembali dari daerah penugasan di Papua Pegunungan tepatnya di Kabupaten Nduga yang merupakan daerah endemik Malaria.

"Tak sedikit setelah kembali ke home base beberapa prajurit masih terkena serangan penyakit malaria, agar terhindar dari penyakit ini, salah satunya adalah dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh melalui kegiatan olahraga teratur," kata Komandan lulusan Akmil 2006 kecabangan infanteri ini kepada Indonesia Defense Magazine, Selasa, (21/1).
Baca Juga: TNI AL dan Korea Selatan Bahas Rencana Kerja Sama Intelijen
Sebelum lari, Ilham memastikan dilakukan pemeriksaan denyut nadi dan pemanasan untuk semua prajurit guna memperlancar otot sekaligus meningkatkan suhu tubuh sebelum melakukan kegiatan inti. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































