HANKAM

HUT ke-63 Kodam Cenderawasih, Pengamanan Wilayah hingga Aksi Menyelamatkan Nyawa

Kodam XVII/Cenderawasih
Kodam XVII/Cenderawasih rayakan HUT ke-63 dengan aksi donor darah. (Foto: Dok. Kodam XVII/Cenderawasih)

Jakarta, IDM - Kodam XVII/Cenderawasih memanfaatkan momentum HUT ke-63 sebagai ruang memperkuat pendekatan kemanusiaan di Papua melalui aksi donor darah yang digelar di Makodam XVII/Cenderawasih, Selasa (12/5).

Di tengah berbagai dinamika keamanan dan sosial di Papua, kegiatan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk menunjukkan bahwa kehadiran TNI tidak hanya identik dengan operasi pengamanan, tetapi juga kepedulian terhadap aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.

Kapoksahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sukamdi yang membuka kegiatan mengatakan donor darah merupakan implementasi nyata nilai gotong royong dan solidaritas sosial.

Baca Juga: Marinir Uji Amunisi Tank Amfibi BMP-3F Jarak 4 Km

“Kegiatan donor darah ini memperlihatkan tindakan nyata dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat,” katanya saat membacakan amanat Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang.

Kegiatan donor darah juga dipandang sebagai bentuk diplomasi sosial TNI kepada masyarakat Papua. Sebab, pendekatan kesejahteraan dan kemanusiaan dinilai menjadi faktor penting dalam membangun stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut.

Tak hanya melibatkan prajurit, kegiatan itu turut menggandeng PMI dan tim medis sebagai bentuk sinergi lintas sektor. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan kemanusiaan membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya institusi tertentu.

Baca Juga: Lewat Tiga Satgas, Koops TNI Habema Punya Program Papua Pintar

Kodam XVII/Cenderawasih menilai aksi donor darah memiliki dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, sekaligus menanamkan budaya kepedulian sosial di lingkungan prajurit.

Peringatan HUT kali ini pun tidak berhenti pada seremoni internal, tetapi diarahkan menjadi momentum pengabdian nyata kepada rakyat Papua.

“Donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi wujud pengabdian dan solidaritas kemanusiaan,” ucap Brigjen TNI Sukamdi. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.