HANKAM

HUT ke-6 Kogabwilhan III, TNI Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk Warga Pedalaman Papua

Kogabwilhan III
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Ke-6, mengadakan kegiatan sosial operasi bibir sumbing gratis di Papua. (Foto: Kogabwilhan III)

Jakarta, IDM - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Ke-6, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengadakan kegiatan sosial operasi bibir sumbing gratis.

Kegiatan tersebut diperuntukkan bagi anak-anak yang tinggal di pelosok, pedalaman hutan dan pegunungan Papua.

Guna menjangkau anak-anak dari wilayah yang tidak memiliki akses darat atau laut, Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, menyebut pihaknya mengerahkan sejumlah Helikopter Caracal.

Bambang menjelaskan dikerahkannya Helikopter Caracal untuk menjemput mereka beserta orang tuanya yang tinggal di pelosok, pedalaman hutan dan pegunungan yang sulit dijangkau.

Baca Juga: Prajurit TNI Tiba di Papua Akan Bertugas di Empat Wilayah Sekaligus

Bambang memastikan pelaksanaan operasi bibir sumbing yang didukung penuh oleh Kodam XVII Cendrawasih, Yayasan Celebes Cleft Center dan Rumah Sakit Marthen Indey (RSMI), dilakukan oleh dokter serta tenaga medis profesional.

“Alhamdulillah, 10 anak-anak beserta orang tuanya yang tinggal di daerah pelosok seperti Batas Batu, Nabire dan Keerom, tiba dengan selamat di Jayapura. Susah untuk diungkapkan dengan kata-kata ketika melihat senyum, semangat dan antusiasme anak-anak Papua ketika mengikuti kegiatan sosial ini,” ujar Bambang kepada wartawan, Kamis, (14/8).

Bambang mengemukakan sebelum diterbangkan ke Jayapura, kondisi kesehatan dan mental anak-anak diperiksa dan di monitor terlebih dahulu oleh dokter dari tim medis Satgas Habema serta Satgas Swasembada.

Baca Juga: Kiprah Darius Bayani, Prajurit Kopassus Dapat Penghargaan Bintang Sakti dari Presiden Prabowo

Pemeriksaan kesehatan lanjutan juga dilakukan setibanya mereka di Jayapura, antara lain screening, laboratorium dan evaluasi medis menyeluruh untuk memastikan prosedur operasi bibir sumbing yang di ikuti anak-anak Papua berjalan aman dan efektif, dimana setiap anak mendapatkan penanganan medis yang terbaik.

“Tujuannya sederhana, kami berharap semakin banyak anak-anak Papua yang tersenyum tanpa rasa minder, dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang percaya diri,” tutur Bambang.

Bambang yang ditugaskan menjadi Komandan Defile Pas Upacara Gelar Pasukan Operasi di Batujajar 2025 itu menyebut, kegiatan sosial merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kondisi kesehatan masyarakat di Papua.

Bambang menyebut kesehatan, kemampuan berbicara dan rasa percaya diri anak-anak Papua paska operasi bibir sumbing, seyogianya semakin memperbesar kesempatan mereka untuk meraih masa depan bersama anak-anak Indonesia lainnya.

Baca Juga: KKB Tembak Mati Dua Anggota Brimob di Nabire dan Curi Senjata

“Insya Allah kegiatan sosial seperti ini akan berlanjut mengingat ini sudah menjadi bagian dari komitmen kami dalam bidang kesehatan, pendidikan, maupun bantuan kemanusiaan lainnya,” ungkap Bambang.

Bambang memastikan jika Kogabwilhan III saat ini telah merencanakan kegiatan sosial lainnya, antara lain operasi katarak, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis untk masyarakat Papua.

“Kami ingin memastikan kehadiran TNI tidak hanya terasa saat melaksanakan tugas keamanan, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan,” tandas Bambang. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.