Hendak Transaksi Senjata, Pentolan OPM Ditangkap TNI di Bandara Yahukimo

Jakarta, IDM – TNI melalui Batalion Infanteri (Yonif) 462 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) dan Satgas Mandala Koops TNI Habema menangkap Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9).
Abdon Kisamdu ditangkap tak lama setelah tiba di Bandara Nop Goliat dengan menggunakan pesawat Trigana Air PK-YSC.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto menyampaikan bahwa dalam pemeriksaan awal, Abdon Kisamdu mengaku datang ke Dekai, Yahukimo, untuk transaksi pembelian sejumlah senjata api.
Baca Juga: Misi Pegase 2026, Rafale hingga A400M Angkatan Udara Prancis Singgah di Lanud Halim Perdanakusuma
“Kepada personel TNI, Abdon Kisamdu mengaku tujuannya ke Dekai, Yahukimo, untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di daerah Kali Seng Yahukumo,” tutur Lucky Avianto dalam keterangannya, dikutip Senin (21/9).
Personel TNI juga menemukan bukti percakapan pada ponsel milik Abdon Kisamdu yang diduga berkaitan dengan rencana transaksi tersebut.
“Temuan tersebut selanjutnya didalami sebagai bagian dari proses pemeriksaan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai aktivitas yang bersangkutan,” kata Lucky.
Baca Juga: Bakal jadi KRI Sriwijaya? TNI AL Beberkan Alasan Penamaan Kapal Induk Garibaldi
Dalam keterangan terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menegaskan bahwa TNI akan terus memperkuat langkah pengamanan di wilayah Papua guna mencegah berbagai aktivitas ilegal yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat.
“TNI akan bertindak tegas dan terukur terhadap setiap aktivitas yang mengancam keselamatan masyarakat, terlebih penggunaan senjata yang dapat membahayakan nyawa orang-orang tak berdosa,” kata Nas.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































