HANKAM

Helikopter Panther HS-1306 Puspenerbal Siap Berangkat ke Lebanon Bulan Ini

helikopter Panther AS565 MBe HS-1306
Persiapan helikopter Panther AS565 MBe HS-1306 untuk berangkat ke daerah misi di Lebanon. Saat ini, unsur udara milik Puspenerbal tersebut bergabung dengan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL di Lanudal Juanda, Rabu (11/12). (Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Jakarta, IDM – Helikopter milik Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), yakni Panther AS565 MBe HS-1306 akan berangkat untuk menjalani misi perdamaian ke Lebanon, pada bulan ini.

Kepala Dinas Penerangan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Kadispen Puspenerbal) Letkol Laut (KH) Rohman Arif, mengungkapkan menjelang keberangkatan, saat ini helikopter Panther HS-1306 sudah bergabung dengan Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P UNIFIL di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda.

Dia melanjutkan, helikopter Panther HS-1306 itu akan onboard di KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan akan bertugas selama setahun ke depan.

Baca Juga: Satgas Yonif Para Raider 323 dan Forkopimda Ikuti Ibadah Gerbang Natal

"Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL direncanakan dilepas keberangkatannya ke daerah operasi oleh Panglima TNl Jenderal Agus Subiyanto bersama KSAL Laksamana Muhammad Ali dalam waktu dekat ini," ungkap Rohman dalam keterangannya, dikutip di Jakarta.

helikopter Panther AS565 MBe HS-1306
(Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Helikopter Panther HS-1306 ini terdiri dari captain pilot Kapten Laut (P) Arif Heri dan Kapten Laut (P) Ardy Paath serta copilot Lettu Laut (P) M. Langgeng Prakoso dan Lettu Laut (P/W) Andi Quita Wetuffahati.

Kemudian, helikopter itu turut membawa lima orang kru yang terdiri dari teknisi pesawat, mekanik 1 dan 2 beserta bagian avionik dan operator flir.

Baca Juga: Wakil KSAD Minta Pembinaan di Akmil Jangan Gunakan Kekerasan Fisik

Sementara Wakil Komandan Puspernerbal Laksamana Pertama Bayu Alisyahbana yang melepas langsung persiapan keberangkatan helikopter Panther HS-1306, memberikan pengarahan kepada kru mengenai kondisi di Timur Tengah dan peran atau tugas yang akan dijalani selama setahun.

"Kondisi di Timur Tengah masih diliputi ketegangan bersenjata dan eskalasi konflik bersenjata di Palestina, sebagai negara yang berbatasan dengan Lebanon di sisi selatan," kata Bayu, dikutip dari siaran pers Dispen Puspenerbal.

helikopter Panther AS565 MBe HS-1306
(Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Bayu menekankan, sebagai komponen maritim dalam misi perdamaian di Lebanon, MTF memiliki peran sentral untuk menjaga stabilitas keamanan di laut dengan melakukan operasi interdiksi laut atau Maritime Interdiction Operation (MIO).

Baca Juga: TNI Kirim Drumben Akmil untuk Tampil Defile Internasional di India

"Tugas prajurit TNl yang akan melaksanakan misi perdamaian sangatlah kompleks dan strategis, yakni mendukung kebijakan pemerintah di kancah internasional dalam upaya perdamaian dunia," pungkasnya.

Adapun helikopter Panther HS-1306 memiliki kemampuan anti-kapal dengan panjang 13,68 meter, tinggi 3,97 meter, dan berat kosong 2.380 kilogram. Salah satu unsur rotary wing Puspenerbal ini berada di satuan Skadron Udara 100 Wing Udara 2 yang dipimpin oleh Mayor Laut (P) Kuswoyo.

Saat ini di Lebanon terdapat pasukan satuan tugas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL yang terdiri atas KRI Diponegoro-365 dan helikopter Panther HS-1305. Satuan tugas yang dipimpin oleh komandan Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu ini bertugas di perairan Lebanon sejak awal 2024 dan akan digantikan oleh KRI Sultan Iskandar Muda-367, pada awal 2025 mendatang. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.