HANKAM

Hebat! Mayor TNI AL Astra Dinata Borong 3 Penghargaan Militer di Jerman

Sascha H. Rackwitz dan Astra Dinata Syukur
Komandan Akademi Kepemimpinan Angkatan Bersenjata Jerman Konteradmiral Sascha H. Rackwitz (kiri) menyerahkan penghargaan militer kepada perwira menengah TNI AL Mayor Laut (P) Astra Dinata Syukur di Hamburg, Jerman. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Perwira menengah TNI AL, Mayor Laut (P) Astra Dinata Syukur memborong tiga penghargaan militer sekaligus di Jerman. Penghargaan itu diraih saat Mayor Astra menempuh pendidikan Sekolah Staf dan Komando (Sesko).

Pendidikan militer tersebut berlangsung di Akademi Kepemimpinan Angkatan Bersenjata Jerman (Führungsakademie der Bundeswehr), Hamburg. Lembaga pertahanan ini merupakan institusi pendidikan militer tertinggi di Jerman.

Baca Juga: Didampingi Dirut PT PAL, Kabaloghan Kemhan Temui Menhan Jepang Bahas Kerja Sama Lanjutan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul menjelaskan, ketiga penghargaan yang diraih Mayor Astra mencakup kategori disiplin militer dan ketangkasan fisik tingkat tinggi.

"Mayor Laut (P) Astra Dinata meraih lencana perak (Abzeichen für Leistungen im Truppendienst) dari Angkatan Bersenjata Jerman. Penghargaan ini atas penilaian kinerja, dedikasi, dan disiplin militer selama masa pendidikan," kata Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (17/7).

Selain penghargaan disiplin, perwira TNI AL ini juga menyabet Diploma GMZ (Geoefend Militair Zwemmer). Penghargaan tersebut merupakan kualifikasi kemampuan renang militer khusus dari Angkatan Darat Kerajaan Belanda.

Mayor Astra juga meraih sertifikasi perenang penyelamat tingkat perak (Deutsches Rettungsschwimmabzeichen Silber). Sertifikat ini dikeluarkan oleh Asosiasi Penyelamat Korban Tenggelam Jerman (DLRG) Hamburg.

Baca Juga: Aksi Heroik Serka Miludin, Prajurit TNI AD Bertaruh Nyawa Padamkan Kebakaran Seorang Diri

Komandan Akademi Militer Jerman Konteradmiral Sascha H. Rackwitz menyerahkan langsung ketiga penghargaan tersebut. Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas ketangguhan fisik, mental, dan kepemimpinan perwira TNI AL.

Atase Pertahanan Republik Indonesia (Athan RI) untuk Jerman Kolonel Inf Hanry Buchori turut menghadiri acara penyerahan tersebut. Kehadiran ini menjadi bentuk dukungan penuh TNI kepada para perwira yang belajar di luar negeri.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.