Harumkan Nama Bangsa, Perwira TNI AD Lulus dari Pendidikan Militer Elite AS

Jakarta, IDM – Kolonel Cpn Jimmy Sirait sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Ia berhasil menuntaskan pendidikan di U.S. Army War College (USAWC), sebuah lembaga pendidikan militer tertinggi dan paling prestisius di Amerika Serikat.
Dilansir dari keterangan Dispenad, Senin (8/6), keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi TNI Angkatan Darat sekaligus menunjukkan kemampuan prajurit Indonesia untuk berkiprah di lingkungan pendidikan militer strategis tingkat dunia.
Baca Juga: TNI AD: Tuduhan LGBT Prajurit yang Viral Tidak Terbukti
Prosesi wisuda dipimpin oleh Lieutenant General James P. Isenhower III, Commanding General of the U.S. Combined Arms Command, serta dihadiri Atase Darat Republik Indonesia di Washington DC, Kolonel Arm Tri Arto Subagio.
Dijelaskan keberhasilan Jimmy menyelesaikan pendidikan tersebut mencerminkan kualitas sumber daya manusia TNI Angkatan Darat yang mampu bersaing dan beradaptasi dalam lingkungan akademik internasional yang kompetitif. Bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pendidikan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan organisasi dan peningkatan profesionalisme TNI AD di masa mendatang.
Pencapaian ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam menyiapkan pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki wawasan strategis, kemampuan berpikir global, serta kesiapan menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.
Baca Juga: Kerja Sama Pengembangan Pesawat Tempur KF-21 Boramae: Peluang, Tantangan dan Kepentingan Nasional
U.S. Army War College merupakan salah satu lembaga pendidikan militer tertinggi dan paling prestisius di dunia yang berfokus pada pengembangan pemimpin strategis. Program pendidikan tersebut ditempuh selama satu tahun dengan kurikulum yang menitikberatkan pada kajian strategi pertahanan, keamanan internasional, kepemimpinan strategis, serta pengambilan keputusan pada level kebijakan nasional dan global.
Di tahun ini, sebanyak 372 siswa berhasil menyelesaikan pendidikan, termasuk 77 siswa internasional yang berasal dari 73 negara sahabat. Seluruh lulusan memperoleh gelar Master of Strategic Studies sebagai bagian dari program pendidikan yang mereka ikuti.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































