Hari Pertama Tugas, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10 Kostrad Diterima dengan Tradisi Adat

Jakarta, IDM - Hari pertama Tugas Operasi Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 10/Bradjamusti menerima Acara Tradisi adat penerimaan oleh Tertua Adat setempat, bertempat di Pos Kotis Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Rabu (24/5).
Pelaksanaan acara tradisi tersebut di awali dengan tradisi pemotongan sebuah bambu oleh Dansatgas Yonarmed 10/Bradjamusti Mayor Arm Ady Kurniawan, kemudian dilanjutkan melangkah masuk melewati gerbang Kotis diikuti oleh seluruh personel Kotis.
Baca Juga: Prajurit Yonif 1 Marinir Kuasai Wilayah Musuh dengan Pendaratan Khusus
Adapun arti dari tradisi tersebut adalah agar kedepannya Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 10/Bradjamusti dapat di berikan kelancaran dalam melaksanakan tugas kedepannya dan dijauhkan dari bala bencana.

Dansatgas menyampaikan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.
Baca Juga: Sambangi Ceko, Wamenhan Herindra Harapkan Penguatan Kerja Sama Industri Pertahanan
"Laksanakan binter kepada masyarakat dengan baik. Serta bantu kesulitan rakyat sekitar. Sehingga kehadiran kita dapat dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Turut hadir dalam acara tersebut tokoh masyarakat Badau Bapak Hidayat, Tumenggung Ubang, Patih untam dan Patih Inkai. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































