Harbour Clearance, Pastikan Kondisi KRI Aman di Area Sandar

Jakarta, IDM - Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada II menggelar latihan Harbour Clearance yang berlangsung dari 3-12 April di Selat Madura, Jawa Timur.
Latihan yang dipimpin oleh Kadislambair Koarmada II Kolonel Laut (T) Yudha Pia, bertujuan meningkatkan kemampuan pengoperasian alat deteksi dan demolisi bawah air serta mempersiapkan diri jika mendapat tugas operasi Harbour Clearance.
Baca Juga: Asah Kemampuan Prajurit, Yonarmed 6 Kostrad Gelar Latnis
Harbour Clearance adalah suatu operasi penyelam TNI AL yang bertujuan melakukan survey and underwater inspection terhadap kondisi dermaga yang akan dilalui atau menjadi area sandar unsur KRI dalam suatu dermaga atau pangkalan.

Apabila ditemukan objek atau benda yang menghalangi, menghambat, bahkan mengancam unsur KRI, maka akan dilaksanakan netralisasi terhadap objek dan underwater repair oleh tim penyelam TNI AL.
Baca Juga: Dankodiklatal dan Waaspotmar KSAL Bahas Persiapan Komcad TNI AL 2023
Dalam skenario latihan kali ini, penyelam TNI AL Dislambair melaksanakan survey and inspection area dermaga pangkalan basis Koarmada II menggunakan Side Scan Sonar.
Kemudian, ditemukan objek yang selanjutnya diidentifikasi menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV) dengan hasil diasumsikan objek mengancam alur atau laju KRI, sehingga harus dinetralisasi atau demolisi bawah air. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































