HANKAM

Harapan Para Prajurit Perbatasan untuk KSAD yang Baru

Komandan Pos Gabma Aruk Letda Arm Abraham Hutabarat
Komandan Pos Gabma Aruk Letda Arm Abraham Hutabarat. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM - Presiden Joko Widodo baru saja melantik Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru pada Rabu (25/10). Adalah sosok Wakil KSAD Letjen TNI Agus Subiyanto yang kini didapuk sebagai orang nomor satu di matra darat.

Pengangkatan Agus sebagai KSAD tertuang dalam Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 89/TNI 2023. Melalui surat keputusan ini sekaligus memuat pemberhentian dengan hormat Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Dalam acara tersebut, juga dibacakan Keputusan Presiden RI tentang Kenaikan Pangkat dalam Golongan Perwira Tinggi TNI dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor Keputusan 90/TNI Tahun 2023. Dengan Keputusan Presiden tersebut, maka Letnan Jenderal TNI Agus Subiyanto kini resmi menyandang pangkat Jenderal TNI.

Baca Juga: TNI AU Gandeng RAAF untuk Gelar Pelatihan Flying Display Director

Adanya pergantian Kepala Staf Angkatan Darat yang baru ini diharapkan dapat melanjutkan program yang telah dijalankan serta menjawab tantangan dalam tugas yang semakin kompleks. Asa ini kemudian disuarakan oleh Danpos Gabma Aruk Letda Arm Abraham Hutabarat

Sebagai komandan pos gabungan Pamtas RI-MLY Abraham berharap, KSAD baru bisa terus memberikan motivasi dan dukungan kepada seluruh personel TNI yang bertugas di perbatasan.

“Dengan adanya dukungan materiil yang sangat dirasakan demi membantu percepatan dalam mewujudkan tugas menjaga perbatasan dan juga tugas teritorial di wilayah binaan diharapkan akan terus ditingkatkan sehingga dapat mensukseskan tujuan dan harapan yang diinginkan,” kata Abraham saat dihubungi pada Kamis (26/10).

Ia menambahkan, nantinya, perhatian yang diberikan kepada prajurit penjaga perbatasan dapat meningkatkan pelaksanaan tugas.

Baca Juga: Kisah Babinsa Koptu Anronikus Tampami Bangun PLTA Mini di Dusun Mbani, Ende

“Besar harapan kami yang sedang melaksanakan tugas di perbatasan agar dalam melaksanakan tugas selalu diberikan perhatian dan dukungan lebih seperti yang sudah dilaksanakan saat ini dan diteruskan serta ditingkatkan kepada TNI yang melaksanakan tugas di perbatasan sehingga dapat menginspirasi serta membantu kesulitan rakyat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI di perbatasan RI-MLY,” ujar Abraham

Kepada Agus, Abraham mengucapkan selamat dan mendoakan agar dalam setiap menjalankan tugas dapat diberikan kemudahan.

“Semoga dalam menjalankan dan melaksanakan tugas selalu diberikan kemudahan dan kelancaran pada setiap langkah dan keputusannya,” ucap Abraham. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.