HANKAM

Hanya Sepekan Jadi Wadan Kodiklatal, Laksda Fauzi Kini Jabat Pangkoarmada I

Laksda Fauzi.
Laksda Fauzi, saat masih menjabat sebagai Danseskoal, Jakarta, Selasa (14/1) lalu. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Sebanyak 19 perwira tinggi matra laut kembali mengalami mutasi dan rotasi jabatan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, salah satunya ialah Laksda Fauzi.

Hal tersebut tercantum dalam Keputusan Panglima TNI nomor Kep/183/II/2025 tanggal 14 Februari 2025, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Baca Juga: Kepala Bakamla Bahas Keamanan Maritim dengan Penasihat Khusus Presiden

"Surat keputusan Panglima TNI tersebut mencakup sebanyak 52 perwira tinggi, terdiri dari TNI AD (31), TNI AL (19), dan TNI AU (2)" ungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Hariyanto, dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Senin (17/2).

Sebelumnya, Laksda Fauzi dirotasi dari Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Danseskoal) menjadi Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AL (Wadan Kodiklatal), Minggu (10/2) pekan lalu, menggantikan Laksda Alit Jaya yang bakal menjabat Pangkoarmada II.

Kini, Laksda Fauzi dirotasi kembali sebagai Pangkoarmada I menggantikan Laksda Yoos Suryono Hadi yang akan menjadi perwira tinggi Mabesal (dalam rangka pensiun).

Baca Juga: Satgas Yonif 323 Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Daerah Terpencil

Adapun ke-17 perwira tinggi TNI AL lainnya yang dirotasi adalah Laksda Budi Raharjo dari Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut (Koorsahli KSAL) menjadi staf khusus KSAL, Laksma TNI Kris Wibowo dari perwira staf ahli tingkat III bidang kesejahteraan personel Panglima TNI menjadi Koorsahli KSAL, Laksma Triyawan dari Ir Koarmada II menjadi perwira staf ahli tingkat III bidang kesejahteraan personel Panglima TNI.

Laksma Suhartono dari Iropslat Itjenal menjadi Ir Koarmada II, Laksma Kunto Tjahjono dari Ir Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menjadi Iropslat Itjenal, Laksma Yulianus Zebua dari Ir Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I menjadi Ir Kolinlamil, Kolonel Laut (P) Iwan Kuswanto dari Sekdispotmaral menjadi Ir Kogabwilhan I.

Laksma drg. Wawan Suridwan dari Kaladokgi REM Dinas Kesehatan TNI AL (Diskesal) menjadi perwira tinggi Mabesal (dalam rangka pensiun), Kolonel Laut (K) drg. Agung Mai Setiana dari Kapokli Rumkital dr. Mth Diskesal dimutasi menjadi Kalaokgi REM Diskesal, Laksma Teguh Prasetyo dari Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AL (Kadislitbangal) menjadi staf khusus KSAL.

Baca Juga: Bakamla Tangkap Kapal Bermuatan Barang Ilegal di Kepulauan Riau

Laksma Mulyatna dari perwira tinggi staf ahli KSAL bidang ekonomi dan manajemen menjadi Kadislitbangal, Kolonel Laut (K/W) dr. Jati Berandini Prastiwi dari Sekdiskesal menjadi perwira tinggi staf ahli KSAL bidang ekonomi dan manajemen, Laksma Baroyo Eko Basuki dari perwira tinggi staf ahli KSAL bidang wilayah nasional menjadi staf khusus KSAL.

Kolonel Laut (E) Danny Hotler Bachtera dari Kepala Artileri Senjata TNI AL (Arsenal) Dissenlekal menjadi perwira tinggi staf ahli KSAL bidang wilayah nasional, Laksma Wawan Trisatya Atmaja dari perwira staf ahli KSAL bidang sumber daya pertahanan negara menjadi staf khusus KSAL, Laksma Suprihandono dari Ir Kogabwilhan III menjadi perwira staf ahli bidang sumber daya pertahanan negara, dan Kolonel Laut (P) Horas Wijaya Sinaga dari staf ahli C strategi operasi kelompok staf ahli Koarmada RI menjadi Ir Kogabwilhan III. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.