Kepala Bakamla Bahas Keamanan Maritim dengan Penasihat Khusus Presiden

Jakarta, IDM – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Irvansyah mengunjungi Penasihat Khusus Presiden bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Wiranto di Jakarta pada Jumat (14/2).
Melansir instagram @bakamla_ri pada Senin (17/2), langkah ini dilakukan untuk membahas rencana aksi keamanan maritim nasional.
Baca Juga: Satgas Yonif 323 Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Daerah Terpencil
"Sekaligus memperkuat koordinasi dan strategi dalam menjaga stabilitas keamanan di perairan Indonesia," tulis keterangan tersebut.
Selain membahas keamanan maritim, Irvansyah memaparkan berbagai isu strategis yang saat ini menjadi tantangan utama dalam keamanan maritim nasional.
"Saat ini, pengawasan dan penegakan hukum di laut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti tumpang tindih kewenangan antar-lembaga dan keterbatasan sumber daya patroli," tulis keterangan itu.
Kemudian, ia juga menekankan pentingnya tata kelola keamanan maritim yang lebih terintegrasi. Irvansyah mengusulkan langkah strategis memperkuat peran Bakamla untuk menjaga perairan nasional.
Baca Juga: Bakamla Tangkap Kapal Bermuatan Barang Ilegal di Kepulauan Riau
"Bakamla mengusulkan langkah strategis untuk memperkuat peran sebagai Indonesia Coast Guard," tulis keterangan itu.
"Termasuk percepatan revisi regulasi, peningkatan kapasitas armada patroli, serta integrasi sistem pemantauan maritim nasional," sambung keterangan tersebut. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































