Hadiri Silaturahmi PPAU, KSAU: Terus Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menghadiri kegiatan silaturahmi dengan keluarga Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU) yang digelar di kantor pusat PPAU, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (9/3).
Dalam sambutannya, Fadjar mengungkapkan jika keberadaan PPAU menjadi begitu siginifikan lantaran organisasi ini dapat memberikan sumbang pemikiran yang konstruktif bagi kemajuan TNI AU agar dapat berkembang menjadi lebih baik di masa depan.
Baca Juga: Touch Down Perdana, TNI AU Sambut Kekuatan Baru Pesawat C-130J-30 Super Hercules
"Jangan berhenti mengabdi, namun sebaliknya, terus berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara," pesan Fadjar.

Sementara itu, menjelang kontestasi Pemilu 2024, Fadjar berpesan agar PPAU, sebagai organisasi kemasyarakatan tidak terlibat dalam praktek politik praktis.
Merespons pernyataan KSAU, Ketua Umum (Ketum) PPAU Marsekal TNI (Purn.) Djoko Suyanto berharap agar keluarga besar PPAU dapat menjadikan pesan-pesan tersebut sebagai nilai tambah dan motivasi. "Kedepankan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," pesan Djoko.
Baca Juga: Pesawat C-130H TNI AU, Pesawat Angkut Pertama yang Berhasil Dimodernisasi GMF
Dalam gelaran silaturahmi PPAU kali ini sejumlah mantan KSAU juga hadir. Dikutip dari Dispenau, Jumat (10/3), mereka adalah Marsekal TNI (Purn.) Rilo Pambudi, Marsekal TNI (Purn.) Putu Dunia, Marsekal TNI (Purn.) Imam Sufaat, Marsekal TNI (Purn.) Agus Supriyatna, dan Marsekal TNI (Purn.) Yuyu Sutisna. (yas)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































