Hadapi Tantangan Kecerdasan Buatan, Lemhanas Siap Tranformasi 5.0

Jakarta, IDM - Kemajuan teknologi khususnya penggunaan kecerdasan buatan semakin signifikan di berbagai bidang termasuk pertahanan. Sejalan dengan itu, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) mengaku siap menjadi bagian dari inovasi teknologi militer di tanah air.
Hal itu disampaikan oleh Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto saat upacara Hari Jadi Ke-58 Lemhannas di Jakarta, Selasa (23/5).
Baca Juga: Kunker ke Malaysia, KSAU Saksikan Langsung Penampilan JAT di LIMA 2023
Andi menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan transformasi menjadi Lemhannas 5.0 pada 2024 hingga 2045. Fokus utama yang harus dilakukan yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi ilmuwan di tanah air.
"Kita akan menghadapi tantangan teknologi artifical intelligence yang semakin dominan. Lemhannas harus bisa membuktikan diri mampu tetap relevan dengan bertransformasi menuju Lemhannas 5.0," kata Andi melansir Katadata.
Baca Juga: Dapat Bantuan 120 Motor, Dandim 0313/Kampar Sampaikan Terima Kasih Kepada Menhan Prabowo
Menurutnya, penguatan SDM ini akan dilakukan melalui penerapan materi ajar dan kurikulum yang diberikan kepada peserta didik Lemhanas seperti para perwira TNI/Polri, pejabat kementerian/lembaga, praktisi, pengamat hingga peneliti bidang pertahanan dan keamanan.
"Lemhannas menyiapkan kepercayaan strategis baru untuk mengantisipasi pertarungan geopolitik. Kami sudah identifikasi pertarungan geopolitik akan sangat diwarnai oleh kompetisi tentang konektivitas global," pungkasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































