Hadapi Ancaman OPM, Prajurit TNI Ajarkan Bela Diri ke Masyarakat Yigi

Jakarta, IDM – Praka Ahmad Fitra Romanzah, Prajurit Lintas Udara (Linud) 432 mengajarkan dasar-dasar bela diri kepada masyarakat Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Menurutnya hal ini agar masyarakat tidak gentar dan memicu keberanian menghadapi ancaman Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam bentuk pembelaan diri dari ancaman apapun.
Baca Juga: Koarmada II Kerahkan 5 Satuan Kapal dan 224 Prajurit untuk Latihan VBSS
”Seni bela diri adalah seni yang timbul sebagai salah satu cara seseorang untuk mempertahankan atau membela diri dengan mengutamakan ketahanan dan kekuatan fisik Pada dasarnya, manusia mempunyai insting untuk selalu melindungi diri dari segala sesuatu yang mengancam hidupnya," kata Praka Ahmad Fitra Romanzah dalam keterangannya seperti dikutip dari instagram @lintasudara432kariango, Kamis, (4/7).
Lanjut pemegang juara 1 Karate ini karena dasar itulah yang memunculkan idenya untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman tentang beladiri kepada pemuda di Yigi.
Baca Juga: TNI Olah 40 Ribu Hektare Lahan Rawa di Merauke Jadi Siap Tanam
"Itulah yang ingin dimunculkan kepada masyarakat Yigi oleh saya sehingga keberanian dan percaya diri akan muncul dari setiap insan untuk tidak tunduk terhadap teror kelompok OPM dan tetap mempertahankan kampung halamannya tanpa ragu," katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































