Gunakan Night Vision Google, Penerbang Lanud Ats Bogor Gelar Latihan Profiensi Terbang Malam

Jakarta, IDM – Sejumlah penerbang Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 8 Wing 4 Lanud Atang Sendjaja Bogor menggelar latihan profisiensi terbang malam di elevated heliport Lanud Suryadarma, Subang, Rabu (8/5).
Pada latihan kali ini, para penerbang menggunakan Night Vision Google (NVG) sebagai alat bantu penglihatan pada malam hari. Dengan alat ini, para penerbang dapat melaksanakan terbang malam hanya dengan iluminasi dari cahaya bulan, tanpa bantuan cahaya lainnya.
Baca Juga: Sebanyak 5 KRI TNI AL Tembakan Rudal dan Torpedo di Laut Bali
Sebagai salah satu pangkalan udara yang mendukung latihan terbang malam ini, Komandan Lanud Suryadarma, Marsma TNI Sapuan berpesan agar para penerbang dapat senantiasa mengutamakan faktor keselamatan terbang (safety).

“Dengan demikian seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan aman dan lancar. Selain itu, tujuan dari latihan juga dapat tercapai,” imbuh Sapuan dikutip dari keterangan Penerangan Lanud Suryadarama dalam unggahan instagram @lanud.suryadarma, Jumat (10/5).
Baca Juga: Korps Marinir Indonesia-AS Rampungkan Reconex 2024 di Sukabumi
Lebih lanjut Danlanud Suryadarma juga bersyukur lantaran latihan terbang malam yang dilakukan sejak tanggal 6 hingga 8 Mei 2024 dapat berjalan dengan aman dan lancar. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































