HANKAM

Sebanyak 5 KRI TNI AL Tembakan Rudal dan Torpedo di Laut Bali

rudal
Empat kapal perang TNI AL menembakkan rudal dalam Latopslagab 2024 yang digelar di Laut Bali, Kamis (9/5). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Lima kapal perang milik TNI AL sukses melakukan penembakan senjata khusus rudal dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 yang digelar di Laut Bali, Kamis (9/5).

Penembakan rudal dalam Latopslagab 2024 disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali yang on board di atas KRI dr. Soeharso-990 sebagai kapal markas.

Baca Juga: Wakil KSAD Beri Pengarahan Khusus untuk Pelatih dan Pembina Dikmata TNI AD

"Selaku pimpinan TNI AL, saya ucapkan 'Bravo Zulu' kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Latopslagab. Semoga Tuhan selalu melindungi langkah pengabdian kita kepada TNI, TNI AL, bangsa, dan negara," ucap Ali, dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (10/5).

Dari kelima kapal perang yang melakukan penembakan, empat di antaranya kapal permukaan yang terdiri dari KRI Halasan-630 dan KRI Kapak-625 menembakkan rudal Exocet MM40 Block 3, KRI Yos Sudarso-353 dengan rudal C-802, dan KRI Sultan Hasanuddin-366 meluncurkan torpedo A244S.

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyaksikan langsung penembakan rudal dari empat kapal perang TNI AL di Laut Bali, Kamis (9/5). (Foto: Dok. Dispenal)

Sedangkan satu kapal perang lainnya merupakan kapal selam KRI Alugoro-405 yang melakukan penembakan torpedo Black Shark.

Ali mengatakan, objek sasaran penembakan rudal dari masing-masing kapal perang berjarak 35 mil laut. "Penembakan rudal-rudal tersebut mengenai sasaran secara bersamaan dari arah yang berbeda, dan sasaran berhasil ditenggelamkan," kata Ali.

Baca Juga: Dua Personel Babinsa di Muara Enim Berjibaku Selamatkan Petani yang Terseret Banjir

Adapun TNI AL mengerahkan puluhan unsur kapal perang yang terdiri dari unsur tugas penembak, unsur tugas pegamanan, unsur tugas peperangan elektronika, unsur tugas bantuan serta pesawat udara, pesawat nirawak (drone), dan helikopter dalam skenario latihan.

Selain pengerahan alutsista, TNI AL juga melibatkan sekitar 2.000 prajurit dalam latihan yang berlangsung selama 8-9 Mei tersebut. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.