HANKAM

Gunakan Kompas Bawah Air, Kopaska Latih Selam Tempur di Perairan Papua

Prajurit Kopaska
Prajurit Kopaska Koarmada III berlatih selam tempur menggunakan alat kompas bawah air di Perairan Pulau Makmak, Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (15/10). (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM – Prajurit Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada III melatih kemampuan selam tempur untuk infiltrasi musuh, menggunakan alat kompas bawah air di Perairan Pulau Makmak, Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (15/10).

Komandan Satkopaska Koarmada III Kolonel Laut (P) Robinson H. Etwiory mengatakan latihan tersebut rutin dilaksanakan para prajurit "katak" pasukan khusus TNI AL wilayah timur Indonesia.

"Titik berat latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan individu manusia katak dalam keterampilan selam tempur," kata Robinson, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III.

Baca Juga: Filipina Jadi Negara Terakhir Pelayaran KRI Bima Suci dalam KJK 2024

Dia memaparkan, latihan tersebut terdiri dari selam berpasangan, kompas selam alat scuba, dan alat selam sirkulasi tertutup serta penyelaman tempur dengan alat selam closed circuit.

Prajurit Kopaska
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

"Latihan bertujuan menyiapkan prajurit Kopaska Koarmada III menjadi pejuang, Tangguh dan pemberani yang siap siaga dan tangguh kapanpun dibutuhkan oleh negara," ujarnya.

Adapun latihan selam tempur untuk prajurit Kopaska Koarmada III dijadwalkan berlangsung selama 15 hari. Latihan ini pertama kali dibuka oleh Robinson, pada Selasa (8/10) lalu.

Baca Juga: Cegah Pelanggaran Batas Wilayah, Marinir Patroli Laut di Pulau Deli

Dalam amanatnya, Robinson mengungkapkan pentingnya penguasaan alat selam bagi prajurit Kopaska untuk mendukung infiltrasi dan surveillance bawah permukaan laut tanpa bisa dideteksi dari permukaan.

"Sehingga saat infiltrasi ke daerah musuh dalam penyusupan ke pantai pendaratan dalam operasi amphibi dapat dengan senyap dan tak terdeteksi musuh," ungkapnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.