Glagaspur U3, Penerbang TNI AL Latihan Anti-Kapal Permukaan dan Intai Udara Maritim

Jakarta, IDM – Wing Udara 1 Puspenerbal mulai menggeber gladi tugas tempur (Glagaspur) udara tingkat 3/U3. Latihan dibuka langsung oleh Komandan Wing Udara 1 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Anang Adhi Purwonugroho di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (25/11).
Dalam amanatnya, Anang menegaskan Glagaspur U3 merupakan tahap penting untuk meningkatkan kemampuan tempur penerbang dan prajurit udara TNI AL. Latihan ini menuntut profesionalisme, disiplin, dan kesiapsiagaan tinggi karena materinya bersifat strategis.
Baca Juga: Veteran RI Dukung Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza: Presiden Prabowo Sudah Miliki Komitmen
“Pada pelaksanaan tahun ini, para peserta akan menerima dan melaksanakan dua materi utama, yaitu anti-kapal permukaan serta intai udara maritim,” ujar Anang, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal.
Dua materi itu disebutnya krusial untuk memperkuat kemampuan Wing Udara 1 dalam mendukung operasi maritim, terutama pada skenario operasi udara yang kompleks.
Baca Juga: Danwing Udara 1: Loadmaster Jamin Kelancaran dan Keselamatan Misi Penerbangan
Glagaspur U3 juga digelar langsung di medan latihan dan melibatkan unsur lintas satuan. Wing Udara 1 berkolaborasi dengan sejumlah kapal perang (KRI) di bawah jajaran Komando Armada (Koarmada) I untuk mematangkan koordinasi di lapangan.
“Diharapkan seluruh peserta mengikuti rangkaian latihan dengan serius agar tujuan peningkatan kemampuan tempur dapat tercapai optimal,” tutupnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































