Gempur Narkotika, TNI AD Hanguskan 2,5 Hektar Ladang Ganja di Aceh Besar

Jakarta, IDM – Komitmen TNI Angkatan Darat memerangi narkotika kembali dibuktikan. Kali ini, Kodim 0101/Kota Banda Aceh memusnahkan ladang ganja seluas kurang lebih 2,5 hektar yang berada di kawasan pegunungan Desa Mureu Bueng Ue, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air, TNI AU Kerahkan Super Tucano untuk Pengamanan Udara
Dilansir dari keterangan Penkodam Iskandar Muda, Senin (6/7), kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Inf Muhsin dengan melibatkan personel gabungan dari unsur Kodim 0101/KBA, para Babinsa, serta personel intelijen. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai prosedur dengan tetap mengedepankan faktor keamanan personel dan ketelitian dalam pelaksanaan tugas.
Sebelum bergerak menuju lokasi sasaran, seluruh personel mengikuti apel pengecekan dan ditekankan personel melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, serta mematuhi prosedur yang telah ditetapkan. Para personel juga diingatkan agar tidak ada penyalahgunaan barang bukti dalam bentuk apa pun, sehingga seluruh proses berjalan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk mencapai lokasi ladang ganja, personel harus menempuh perjalanan menggunakan kendaraan hingga titik terakhir yang dapat diakses. Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalur pegunungan yang terjal, melewati kawasan hutan dengan medan yang cukup berat hingga akhirnya tiba di lokasi sasaran.
Baca Juga: Pilot AMA Gugur, TNI: Korban Sedang Jalankan Tugas Mulia
Setibanya di lokasi, tim menemukan tanaman ganja dengan tinggi rata-rata berkisar antara 100 hingga 150 sentimeter dan diperkirakan telah berusia sekitar dua hingga tiga bulan. Seluruh tanaman ganja kemudian dimusnahkan di tempat dengan cara dicabut hingga ke akar dan dibakar sampai habis guna memastikan tidak ada lagi tanaman yang dapat dimanfaatkan kembali.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































