HANKAM

Gelar Wayang Orang Pandawa Boyong, KSAL: Peringati Perjuangan Hari Dharma Samudera

Pandawa Boyong
Lima jenderal bintang empat TNI-Polri sebelum bermain wayang orang Pandawa Boyong di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. (IDM/Aini Tartinia)

Jakarta, IDM - TNI AL menggelar pagelaran wayang Pandawa Boyong dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (15/1).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, pagelaran wayang Pandawa Boyong sebagai bentuk perjuangan dari semangat Hari Dharma Samudera yang harus diteruskan.

"Bentuknya seperti apa, salah satunya bisa dengan melestarikan budaya dan mempelajari kepemimpinan dari para tokoh pewayangan yang bisa diterapkan kepada prajurit TNI AL," kata Ali.

Di kesempatan yang sama, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, juga menyampaikan komitmennya untuk terus melestarikan budaya asli Indonesia, yakni kesenian wayang.

Ia berharap masyarakat dapat terhibur dengan pagelaran tersebut. "Dengan pagelaran ini harapan kita semuanya seluruh masyarakat Indonesia dapat menonton dan terhibur, juga dapat melestarikan budaya asli indonesia yaitu wayang orang," kata Yudo.

"Sekaligus ini juga sinergitas TNI-Polri selain menjaga kedaulatan keamanan dan melindungi tumpah darah Indonesia juga sinergitas TNI-Polri untuk melestarikan budaya asli indonesia dengan pagelaran wayang orang pada malam hari ini," imbuhnya.

Baca: KSAL dan Wamenhan Bahas Koordinasi Program P3DN

Dalam pagelaran wayang Pandawa Boyong, keempat jenderal tertinggi TNI bersama Polri memerankan langsung para tokoh wayang orang tersebut. Yudo berperan sebagai Bima Sena dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Prabu Puntadewa.

Selain itu, Ali berperan sebagai Batara Baruna, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Batara Guru, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo sebagai Resi Abayasa. Perwira Tinggi (Pati) TNI AL juga ikut memerankan tokoh utama, yakni Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono sebagai Jayajarata. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.