HANKAM

Gelar Upacara UN Day, Satgas Kontingen Garuda UNIFIL Peringati 47 Tahun Kehadirannya di Lebanon

unifil
(Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Head of Mission and Force Commander Lt. General Aroldo Lazaro dengan deputy commander dan seluruh pejabat jajaran UNIFIL menggelar upacara UN Day, Rabu (19/3).

Upacara ini dilangsungkan dalam rangka peringatan kehadiran Unifil di Lebanon yang ke-47 yang diikuti pasukan penjaga perdamaian dari 48 negara yang berbeda tugas di bawah bendera UNIFIL, termasuk Satgas Kontingen Garuda.

Force Commander menyampaikan bahwa kita perlu bersyukur kepada Tuhan bahwa pada momen unik ini, di mana umat Muslim dan Kristen di Lebanon berpuasa bersama.

Baca Juga: TNI AL Naik Pangkat: 11 Kolonel Pecah Bintang, 3 Perwira Jadi Laksda

“Ini adalah cerminan dari nilai-nilai bersama yang sangat penting untuk hidup berdampingan dan hidup bersama. Saya ingin menyampaikan ucapan selamat berpuasa dan Ramadan Karim kepada Anda semua,” ujarnya.

“Hati kami selalu bersama Anda, yang telah kehilangan orang yang dicintai dan rumah. Kami berharap keluarga-keluarga yang mengungsi dapat segera kembali dengan selamat,” sambungnya.

Selain itu, UNIFIL terus berkomitmen untuk mendukung masyarakat setempat, sesuai dengan kemampuan kami, melalui berbagai kegiatan yang memiliki dampak signifikan di daerah sekitar blue line dan mendukung keamanan di Lebanon selatan guna memulihkan kedaulatan Lebanon.

Baca Juga: Tinjau Pembersihan Danau Tondano, KSAD: Semoga Perahu Ponton Jadi Solusi Berkelanjutan Jaga Ekosistem

"Keberhasilan penerapan resolusi 1701 hanya dapat dicapai melalui upaya bersama, antara UNIFIL dan LAF serta penduduk Lebanon untuk mencegah eskalasi, menjaga stabilitas, dan memperkuat otoritas negara di Lebanon selatan." ujarnya.

Sebagai informasi, pada tanggal 19 Maret 1978, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan resolusi 425 dan 426, yang membentuk UNIFIL untuk membantu memulihkan perdamaian dan stabilitas di Lebanon selatan. Hal ini telah terbukti menjadi komitmen jangka panjang yang menunjukkan betapa pentingnya dukungan internasional untuk perdamaian di wilayah ini. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.