Gelar Sidang Dewan Kurikulum TNI AD, Dankodiklatad: Adaptif, Berakakter dan Relevan

Jakarta, IDM – Kurikulum pendidikan TNI AD yang adaptif, berkarakter, dan relevan dalam menghadapi tantangan tugas di masa depan yang semakin kompleks menjadi sangat krusial.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Komandan Kodiklatad, Mayjen TNI Windiyatno, yang mewakili Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan, saat memimpin sidang dewan kurikulum TNI AD di Kodiklatad, Bandung, Jawa Barat, Senin (15/12).
Baca Juga: Lagi, TNI AD Kirim Ratusan Prajurit ke Sumatra
“Kurikulum menjadi fondasi penting dalam membentuk prajurit yang profesional, sehingga membutuhkan sinergi serta masukan konstruktif agar menghasilkan kebijakan pembinaan kurikulum yang unggul dan responsif,” ujar Wadan Kodiklatad.
Sidang ini menjadi forum strategis dalam penyamaan visi, misi dan persepsi antara Kodiklatad, Balakpus TNI AD serta Kotama Ops dan Kotama Bin dalam penyempurnaan kurikulum agar dapat dioperasionalkan secara efektif di lembaga pendidikan.
Melalui Sidang Dewan Kurikulum Angkatan Darat ini, diharapkan terwujud keselarasan kebijakan dan implementasi kurikulum di seluruh lembaga pendidikan TNI AD, sehingga mampu menghasilkan prajurit yang tangguh, adaptif, berkarakter dan siap menghadapi berbagai tantangan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Direktur Kodiklatad, Waasops Kasad Bidang Siapsat, pejabat Balakpus TNI AD dan Kotama Ops Kopassus, para Direktur Pendidikan Lemdikpus, para Komandan/Kepala Lemdik Balakpus, para Danrindam TNI AD, para Dansatjar Kodiklatad serta para Paban Sdirdik Kodiklatad. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































