Kodam Cenderawasih Gelar Hari Juang TNI AD ke-80, Tegaskan Jati Diri Prajurit Manunggal Bersama Rakyat

Jakarta, IDM – Kodam XVII/Cenderawasih memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat (TNI AD) ke-80 Tahun 2025 melalui upacara dan syukuran yang berlangsung khidmat di Lapangan Denzipur 10/KYD, Jayapura, Senin (15/12).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih Surry Amrin Ibrahim.
Peringatan Hari Juang TNI AD tahun ini mengusung tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju”.
Baca Juga: TNI AL Uji Parasut Tempur, Libatkan Prajurit Taifib Marinir
Tema tersebut menjadi refleksi mendalam atas jati diri TNI AD sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional yang senantiasa hadir untuk kepentingan bangsa dan negara.
Upacara diikuti oleh para pejabat, prajurit, serta ASN Kodam XVII/Cenderawasih, dengan Komandan Upacara Letkol Inf Apit Yulianto, yang saat ini menjabat sebagai Dansecaba Rindam XVII/Cenderawasih.
Dalam amanat Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang dibacakan Pangdam XVII/Cenderawasih, disampaikan ucapan selamat Hari Juang TNI AD ke-80 kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AD di mana pun bertugas.
Kasad juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan demi kejayaan TNI AD dan bangsa Indonesia.
Kasad menegaskan nilai-nilai perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman harus terus menjadi teladan bagi setiap prajurit, terutama dalam menanamkan keyakinan, keberanian, ketulusan, kerja keras, serta pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara.
“Pada hakikatnya, tentara yang berasal dari rakyat akan terus berjuang bersama rakyat sebagai kekuatan pertahanan negara. Kemanunggalan dengan rakyat adalah sumber kekuatan TNI Angkatan Darat,” tegas Kasad dalam amanatnya.
Baca Juga: Lagi, TNI AD Kirim Ratusan Prajurit ke Sumatra
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Pangdam XVII/Cenderawasih didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih.
Potongan tumpeng diserahkan kepada prajurit berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi nyata di lapangan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Kapten Inf Rasyid Prasetya Widodo, Serka Samuel Aninam, dan Kopda Yayang Perdana Syaputra dari Yonif 751/VJS atas keberhasilan pembangunan Gudang Logistik PNPB dalam rangka penanggulangan bencana kelaparan di wilayah Sinak Agandugume. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































