HANKAM

Gelar Rapat Intelijen, Kasum TNI Sebut Pentingnya Membaca Perubahan Lingkungan Strategis

Kasum TNI, Letjen Richard Tampubolon
Kasum TNI, Letjen Richard Tampubolon, memberikan amanat dalam rapat koordinasi intelijen di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar rapat koordinasi intelijen di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Rabu (25/2).

Rapat koordinasi yang dibuka oleh Kepala Staf Umum TNI, Letjen Richard Tampubolon dan didampingi Asintel Panglima TNI, Mayjen TNI Rio Firdianto tersebut menjadi momentum strategis untuk mengonsolidasikan peran dan fungsi intelijen dalam memberikan dukungan optimal terhadap proses pengambilan keputusan pimpinan.

Baca Juga: Calon Pengawak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, 100 Prajurit TNI AL akan Berlatih di Italia

Selain itu, rapat ini menjadi bentuk penyelarasan langkah dan kebijakan dalam menghadapi dinamika keamanan yang dinamis.

Richard menegaskan, kesiapan aparat intelijen dalam membaca perubahan lingkungan strategis (lingstra) menjadi penting. Apalagi, saat ini kondisi lingstra semakin kompleks dan multidimensi.

“Di dalam era saat ini, memang tantangannya itu berat. Geopolitik saat ini Indo Pasifik dan terakhir, tantangan nasional bersifat multidimensi,” kata Richard dikutip, Jumat (27/2).

Tantangan yang dihadapi, lanjut Richard, tidak hanya konvensional, tetapi juga berkembang pada spektrum nonmiliter yang menuntut ketepatan analisis serta kecepatan respons.

Baca Juga: TNI AL Beberkan Alasan Strategi Tempur di Timur RI Lebih Rumit

“Intelijen harus mampu bergerak cepat mengikuti perubahan lingkungan strategis serta memiliki karakter adaptif, responsif, dan prediktif sebagai fondasi utama menghadapi ancaman masa depan,” tegas Richard.

Kegiatan ditutup oleh Asintel Panglima TNI sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan ke depan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.