Gelar Program Rosita, Satgas Raider 323 Sebut Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Jakarta, IDM - Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menjalankan program borong hasil tani (rosita). Kali ini Satgas Yonif Raider 323/Buaya Putih Kostrad memborong hasil tani milik warga Kampung Amuleme, Distrik Mageabume, Papua.
Komandan Satgas Yonif 323, Letkol Inf Tri Wiratno dalam rilis yang diterima pada Senin (21/10) menekankan, kegiatan Rosita dapat membantu kesulitan masyarakat di daerah tugas dan merupakan hal yang perlu dilakukan saat melaksanakan tugas pokok pengamanan wilayah.
Baca Juga: TNI AD: Jabatan Seskab Mayor Teddy Bisa Dijabat Prajurit Aktif
“Oleh sebab itu, para prajurit TNI memanfaatkan waktu pengamanan pos dengan membantu perekonomian warga yang berjualan hasil taninya,” ujarnya.
Saat Rosita berlangsung, para prajurit TNI berkesempatan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan warga. Bermodalkan uang saku para Prajurit TNI, maka hasil tani yang diperdagangkan hari itu dibeli dan digunakan untuk kebutuhan makanan para prajurit.
Baca Juga: Jenazah Praka Yudha Aji Prasetya yang Ditembak OPM Tiba di Yogyakarta
Merespon program Rosita tersebut, penjual hasil tani sangat gembira karena dagangannya habis diborong oleh para Prajurit. Salah satu penjual mengungkapkan rasa bahagia dengan penghasilan yang didapatkan dari Rosita
“Terima kasih, Komandan 323. Tuhan memberkati,” ujarnya.
Sementara itu, Panglima Habema Brigjen TNI Lucky Avianto menilai, melalui program Rosita, TNI dapat membantu kesulitan rakyat guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua. (nhn)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































