Gelar Pertemuan, Sintelau dan Atase Udara AS Bahas Penerbangan Pesawat Militer di Wilayah Udara Indonesia

Jakarta, IDM – Staf Intelijen Angkatan Udara (Sintelau), yang diwakili oleh Paban IV/Hublu Sintelau Kolonel Pnb Yose Ridha, menerima kunjungan Atase Udara Amerika Serikat (AS) Colonel Mike Brown di Jakarta, Kamis (15/8).
Sejumlah hal turut dibahas dalam pertemuan tersebut, salah satunya perihal penerbangan pesawat militer AS di wilayah udara Indonesia.
Baca Juga: Pergantian Enam Jabatan di Korps Marinir, Kadispen Jadi Danbrigif 1
“Pertemuan membahas berbagai aspek operasional serta legal formal penerbangan pesawat militer Amerika Serikat saat melintasi wilayah udara Indonesia, termasuk pesawat militer yang berbasis di kapal induk,” tulis TNI AU.
Sejumlah personel Sintelau turut hadir pada pertemuan tersebut, di antaranya Paban II/Ops Sopsau Kolonel Pnb Nana Resmana; Paban II/Intelud Sintel Koopsudnas Kolonel Nav Edi Mintarso; Paban IV/Hublu Kersin Sintelal Kolonel Laut (P) Fajar Rusdianto; Kasubdis Kumdirga Diskumau Kolonel Kum Lidia Rina Dyahtaryani; dan Pabandya Pamgiatinfo Paban II/Pam Sintelau Letkol Sus Ardhianto.
Baca Juga: Kunker ke Lanud Supadio, Pangkoopsudnas: Jaga Safety Alutsista dan Optimalkan Operasionalnya
Sementara itu, Atase Udara AS didampingi oleh staf Defence Attaché Office (DAO), Warrant Officer 1st Class Damon Curtis dan Aviation Technician 1st Class Cheryl Teeter. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































