HANKAM

Gelar Peran Tempur, Awak KRI Teluk Sibolga-536 Siaga Antisipasi Serangan Udara

KRI Teluk Sibolga-536
KRI Teluk Sibolga-536 mengoperasikan meriam penangkis serangan udara saat latihan di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta, Rabu (6/5). (Foto: Dok. Koarmada I

Jakarta, IDM – Prajurit KRI Teluk Sibolga-536 jajaran Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Komando Armada (Koarmada) I mendadak siaga di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta, Rabu (6/5). Mereka langsung menempati pos-pos senjata untuk menjalankan simulasi peran tempur bahaya udara guna menghalau ancaman serangan musuh dari langit.

Begitu alarm tanda bahaya meraung, seluruh awak kapal perang tipe Frosch ini berlari cepat menuju titik tugas masing-masing. Mereka mengasah ketajaman deteksi radar dan kesiapan meriam penangkis serangan udara sebagai bentuk antisipasi terhadap obyek terbang yang mencurigakan.

Baca Juga: Pangkogasgabpamtaswil Darat XII/TPR: Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Faktor Nontempur di Perbatasan

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, menyebut latihan ini sangat krusial untuk menjaga naluri bertarung para prajurit. Walaupun kapal sedang bersandar di pelabuhan, kesiapsiagaan personel tidak boleh kendur sedikit pun dalam menghadapi situasi darurat.

"Koordinasi antarpos tempur, kesiapan personel, serta kecepatan reaksi menjadi fokus utama dalam latihan guna menciptakan kemampuan tempur yang optimal. Melalui latihan rutin, kami harap seluruh personel mampu bertindak sigap, tepat, dan terukur dalam menghadapi situasi darurat di atas kapal," tegas Ary, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Kamis (7/5).

Baca Juga: TNI AL dan Vietnam Matangkan Rencana Patroli Bersama di Batas ZEE, Jaga Keamanan Laut ASEAN

Dalam latihan ini, pemahaman tugas dan tanggung jawab pada setiap kondisi bahaya menjadi sorotan utama. Prajurit harus mampu berkomunikasi secara akurat agar penggunaan senjata berlangsung efektif dan sesuai prosedur operasional standar guna merespons potensi ancaman udara yang mengganggu keamanan.

TNI AL terus memacu profesionalisme prajurit jajaran Koarmada I melalui berbagai skenario simulasi tempur yang dinamis. Upaya ini memastikan armada laut Indonesia selalu dalam kondisi prima untuk menjaga kedaulatan wilayah perairan nusantara dari segala macam gangguan keamanan modern. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.