Kapal perang perusak peluru kendali (guided missile destroyer) milik Angkatan Laut Australia, HMAS Sydney (DDG 42), bersandar di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali, Minggu (27/9). Kedatangan kapal perang berteknologi sistem pertahanan udara Aegis asal Amerika Serikat ini membawa sekitar 180 hingga 200 prajurit tempur di Pulau Dewata.
Kapal perang TNI AL, KRI John Lie-358, memperketat pengamanan di Laut Natuna Utara, Kamis (11/6). Kapal berjenis korvet ini menyisir sektor perbatasan untuk memburu dan mengantisipasi penyusupan kapal ikan asing ilegal.
Prajurit KRI Teluk Sibolga-536 jajaran Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Komando Armada (Koarmada) I mendadak siaga di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta, Rabu (6/5). Mereka langsung menempati pos-pos senjata untuk menjalankan simulasi peran tempur bahaya udara guna menghalau ancaman serangan musuh dari langit.
Komando Armada (Koarmada) I memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi mengenai wafatnya Kelasi Dua (KLD) Ghofirul Kasyfi. Pihak TNI AL membantah adanya dugaan penganiayaan dan memastikan, penyebab kematian sang prajurit bukan karena tindakan kekerasan.
Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada (Koarmada) I menghadapi situasi genting di Laut Natuna Utara. Radar mereka menangkap pergerakan kapal asing yang nekat mencuri ikan dengan pengawalan ketat kapal perang negara tetangga.
Laut Natuna Utara kembali menunjukkan dinamika penjagaan perbatasan yang intens namun tetap profesional. KRI Wiratno-379, yang tengah menjalankan misi patroli sektor di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I, berpapasan langsung dengan kapal penjaga pantai (coast guard) Vietnam di tengah laut, Senin (16/2).
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sembilang-850 memuntahkan ratusan peluru di Perairan Barat Padang Tikar, Kalimantan Barat. Unsur bawah komando operasi (BKO) Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Kormada I ini sukses menghancurkan target dalam latihan penembakan taktis, pada Jumat (13/2).