Gelar Advance Investigator Workshop 2024, TNI AU Tingkatkan Kapabilitas Investigasi Keselamatan

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) berupaya untuk meningkatkan kapabilitas investigasi keselamatan terbang dan kerja dengan menggelar Advance Investigator Workshop TA 2024 yang berlangsung selama empat hari, sejak 9 hingga 12 Desember 2024.
Melansir keterangan TNI AU dalam keterangan foto di Instagram @militer.udara dijelaskan bahwa pelatihan tersebut diikuti oleh sebanyak 25 peserta dari berbagai satuan TNI AU. Sebelumnya, mereka telah menyelesaikan pelatihan Basic Investigator, baik di dalam maupun luar negeri.
Baca Juga: Panglima TNI Mutasi 4 Pangdam, Ini Daftarnya
Sejumlah narasumber yang dihadirkan sebagai pembicara pada pelatihan kali ini berasal dari Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT), Departemen Aeroforensik Lakespra, serta investigator berpengalaman dari TNI AU.

Advance Investigator Workshop TA 2024 dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Kapuslaiklambangjaau) Marsma TNI Dodi Fernando, mewakili Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Danet Hendriyanto, di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau), Jakarta, Senin (9/12).
Dalam sambutan tertulisnya, Kapuslaiklambangjaau berharap agar pelatihan ini dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan para peserta. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat menguasai ilmu baru serta memahami perkembangan mutakhir di bidang investigasi.
Baca Juga: Pangkostrad Letjen TNI Mohomad Hasan Dimutasi Jabat Dankodiklad
“Pelatihan ini diharapkan meningkatkan kapabilitas para investigator, sehingga mereka dapat menghadapi tantangan investigasi dengan standar profesionalisme yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Marsda Danet.
Di sisi lain, Puslaiklambangjaau menunjukkan komitmen untuk meningkatkan keselamatan terbang dan kerja di lingkungan TNI AU yang sejalan dengan standar keselamatan global melalui pelatihan ini. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































