Gandeng Industri Dalam Negeri, TNI AL Buat Dua Kapal Perang

Jakarta, IDM - TNI AL membuat kapal angkatan laut (KAL) 28 dan kapal patroli cepat (PC) 40 meter dengan menggandeng industri galangan kapal dalam negeri di galangan PT Citra Shipyard, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (30/11).
Asisten Perencanaan dan Anggaran Kepala Staf Angkatan Laut (Asrena KSAL) Laksamana Muda TNI Irwan Isnurwanto mengatakan, pembuatan dua kapal perang tersebut tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan TNI AL, tetapi juga sebagai komitmen menyukseskan program pemerintah dalam kemandirian industri pertahanan dalam negeri.
Irwan menuturkan, PT Citra Shipyard merupakan salah satu dari perusahaan dalam negeri yang ditunjuk TNI AL dalam pembuatan kapal perang pada anggaran 2022-2023. Menurutnya, pembuatan kapal itu adalah bentuk kerja nyata program prioritas Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam penambahan dan pemenuhan armada TNI AL.

"Merupakan bagian penting dalam program modernisasi alutsista yang menjadi salah satu prioritas pembangunan TNI AL," ucapnya dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (30/11).
Dia mengungkapkan, proses pembangunan kapal ini juga diawasi satuan tugas (Satgas) PC 40 dan KAL 28 yang didukung oleh bimbingan teknis terkait untuk menjamin proyek pengadaan kapal PC 40 dan Kal 28 dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
Baca: Derap Langkah Satgasduk Operasi Murai Sakti-22 TNI AU Bantu Korban Gempa Cianjur
"Kapal PC 40 meter dan KAL 28 yang pada hari ini dimulai pembangunan fisiknya agar dapat menjadi komponen penting TNI AL pada masa mendatang untuk memenuhi tuntutan amanat, harapan bangsa dan negara dalam melaksanakan pertahanan, keamanan serta melindungi kepentingan bangsa dan negara lewat laut," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































