Gagalkan Penyelundupan di Ancol-Priok, TNI AL Sita 10 Ton Timah Rp7,6 M

Jakarta, IDM – TNI AL menyita muatan timah ilegal seberat 10,9 ton senilai Rp7,6 miliar di wilayah Ancol dan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Angkatan laut menggagalkan upaya penyelundupan tersebut dalam dua kali operasi sepanjang Juli 2026.
Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) 3 Laksda TNI Uki Prasetya menjelaskan operasi pertama berlangsung di kawasan pergudangan Ancol pada Sabtu (4/7). Petugas mencegat truk Fuso yang mengangkut pasir timah dari Bangka Belitung lewat jalur laut.
Baca Juga: Lawan Ilusi Optik di Udara, Pilot Helikopter Panther TNI AL Digembleng Terbang Malam
Tim gabungan kembali menghadang truk pengangkut timah di Pelabuhan Tanjung Priok pada Sabtu (18/7). Truk tersebut menumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Sakura Express dari Pelabuhan Pangkal Balam.
Dari pembongkaran muatan di Markas Komando Kodaeral 3, petugas menemukan 8.225 kilogram pasir timah dan 2.700 kilogram balok timah. Nilai ekonomis tangkapan kedua ini mencapai Rp5,5 miliar.
"Total keseluruhan muatan 10.925 kilogram atau estimasi berat kurang lebih 10 ton dengan perkiraan nilai ekonomis Rp5,5 miliar. Jadi total perkiraan nilai ekonomis dari dua tangkapan tersebut adalah Rp 7,6 miliar," ujar Uki saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/7).
Baca Juga: Rancang Pusat Peperangan Elektronika, TNI AL Genjot Kesiapan SDM dan Teknologi
Intelijen TNI AL mendeteksi pergerakan barang tanpa dokumen resmi tersebut sejak berlayar dari perairan Bangka Belitung. Petugas kemudian mengawal armada truk menuju Markas Komando Kodaeral 3 untuk pemeriksaan muatan.
TNI AL kini berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kejaksaan untuk mengusut tuntas kasus ini. Penindakan ini sekaligus mengeksekusi instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas penyelundupan sumber daya alam.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































