Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) 3 Laksda TNI Uki Prasetya meminta izin Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali untuk membentuk satgas khusus wilayah Jakarta-Banten. Tim khusus ini bakal menyergap pergeseran rute penyelundupan pasir dan balok timah ilegal yang mendadak "banjir" ke Pulau Jawa.
Penyelundup timah ilegal asal Bangka Belitung mengubah taktik pengiriman barang ke Jakarta usai TNI AL memperketat penjagaan di perairan perbatasan. Para pelaku kini memanfaatkan kapal penyeberangan (roro) dengan modus truk "lepas kunci".
TNI AL menyita muatan timah ilegal seberat 10,9 ton senilai Rp7,6 miliar di wilayah Ancol dan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Angkatan laut menggagalkan upaya penyelundupan tersebut dalam dua kali operasi sepanjang Juli 2026.