HANKAM

Fincantieri dan PMM Teken Kerja Sama Strategis untuk Atasi Tantangan Bawah Air

Mauro Manzini
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Mauro Manzini, VP Sales Divisi Kapal Angkatan Laut Fincantieri dan Adrianus Prima Manggala, Komisaris PMM. (Foto: Istimewa)

Jakarta, IDM – Perusahaan pembuatan kapal asal Italia, Fincantieri, menandatangani perjanjian kolaborasi teknis dengan PT Prima Maju Mapan (PMM) asal Indonesia, dalam perhelatan Indo Defence 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (12/6).

Kerja sama ini dilakukan untuk mengatasi tantangan bawah air non-konvensional, serta mengembangkan sistem perlindungan infrastruktur bawah air yang vital seperti kabel dan pipa bawah laut, serta aset-aset strategis termasuk pangkalan laut, pelabuhan, dan instalasi lepas pantai.

Kemitraan ini memperkuat kapasitas industri lokal terkait domain bawah air untuk mendukung kebutuhan TNI Angkatan Laut di masa depan sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia dan mendorong partisipasi industri nasional yang kuat.

Baca Juga: Dua Jabatan Strategis Kopassus Dirombak, Ini Daftarnya

Perjanjian ini menetapkan kerangka kerja untuk kolaborasi yang berfokus pada pengembangan
dan penerapan solusi teknis dengan teknologi modern untuk menjaga domain bawah air.

Fincantieri yang dikenal sebagai salah satu grup galangan kapal terkemuka di dunia dan mitra industri utama Angkatan Laut Italia dan Amerika Serikat, menghadirkan keahlian andal dalam platform angkatan laut permukaan dan bawah air berteknologi tinggi, serta telah berkontribusi dalam berbagai program di negara-negara sekutu dan mitra.

Sementara PMM sendiri merupakan perusahaan Indonesia yang memiliki keahlian dalam bidang desain, integrasi, dan dukungan sistem pengawasan serta elektronik.

Baca Juga: MoU dengan Naval Group, PTDI Komitmen Perluas Kerja Sama Industri Maritim

Kerja sama ini disebut menjadi langkah konkret menuju pembangunan aliansi industri yang berkelanjutan di sektor perlindungan bawah air, dengan menggabungkan keahlian global dan keunggulan lokal.

Selain itu, dalam pengadaan kapal frigate PPA oleh Kementerian Pertahanan, PMM berperan sebagai penerima program offset di bidang simulator serta electromagnetic design and support. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.