Fenomena Geopolitik, Inggris Perkuat Kemitraan dengan Indonesia

Jakarta, IDM – Menyikapi fenomena geopolitik saat ini, Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey memastikan akan memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia dalam pertahanan dan keamanan.
Hal ini dikatakannya saat menyambut kedatangan kapal perang jenis fregat milik Angkatan Laut Inggris, HMS Richmond (F239) yang berlabuh di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (25/6).
"Ketika Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Keir Starmer bertemu baru-baru ini, mereka memutuskan Inggris dan Indonesia harus memperdalam kemitraan strategis," kata Jermey.
Baca Juga: Dankodiklatau: Pendidikan JMU Jamin Kesiapan Operasional Pesawat G 120TP-A Grob
Ia melanjutkan salah satu dari empat bidang utama dari penguatan kemitraan strategis antara Inggris dan Indonesia ialah bidang pertahanan dan keamanan.
"Kami menyadari ini adalah konteks geopolitik yang menantang saat ini sehingga bagian dari apa yang kami lakukan dengan kunjungan HMS Richmond dan kunjungan kapal induk kami ke wilayah (Asia Tenggara) adalah untuk bekerja sama dengan para mitra kami di Indonesia," lanjutnya.
Jermey menyebutkan, Inggris melihat Indonesia sebagai poros penting dalam rantai keamanan Indo-Pasifik, seiring meningkatnya tantangan geopolitik.
Oleh karena itu, Inggris membangun pola kerja sama pertahanan jangka panjang melalui latihan gabungan hingga kolaborasi industri pertahanan dengan pengembangan teknologi, termasuk dalam sektor maritim, siber, dan intelijen maritim.
"Indonesia adalah mitra utama kami dalam membangun keamanan maritim Indo-Pasifik. Kami hadir di kawasan ini bukan sekadar lewat, tapi sebagai bagian dari arsitektur strategis regional," ucap Jermey.
Pada kesempatan yang sama, Komandan HMS Richmond Richard Kemp menegaskan misi kapal perang ini merupakan bagian dari strategi kehadiran permanen (enduring presence) Angkatan Laut Inggris di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik.
"Kami tidak sekadar berkunjung. Kami akan terus hadir di kawasan ini. Kami di sini menunjukkan Inggris adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan di kawasan," tegas Kemp. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































