HANKAM

Etape Kelima, KRI Bima Suci Sandar di Vietnam Bawa Misi Diplomasi dan Persahabatan

Adam Mulawarman Tigio dan Ena Sulaksana
KRI Bima Suci tiba di Vietnam dalam KJK 2026. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Kapal TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci-945 yang mengemban misi Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Kartika Jala Krida (KJK) 2026, kini bersandar di Dermaga Saigon Hiep Phuoc Port, Ho Chi Minh City, Vietnam, sejak Minggu (10/5). Pelayaran telah memasuki etape kelima.

Kedatangan KRI Bima Suci disambut langsung jajaran pejabat Perwakilan Republik Indonesia di Vietnam. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Duta Besar RI untuk Vietnam Adam Mulawarman Tigio, Konsul Jenderal RI Carolina Tinangon hingga Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Brigjen TNI (Mar) Ena Sulaksana.

Baca Juga: Airbus A400M dan Maung Tampil di KTT ASEAN, Bukti Kesiapan Pertahanan Strategis Indonesia

Di bawah komando Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, KRI Bima Suci membawa misi diplomasi antarnegara sekaligus latihan pelayaran bagi Taruna AAL.

“Selama berada di Vietnam, Satlat KJK 2026 akan melaksanakan berbagai agenda diplomasi dan persahabatan, di antaranya courtesy call, sports activity, culture visit, hingga deck reception di geladak KRI Bima Suci,” tulis siaran pers yang dikutip dari tni.mil.id.

Adapun dalam KJK 2026, KRI Bima Suci berlayar ke delapan negara. Kapal layar latih ini membawa 79 taruna tingkat dua ke-73 AAL dan peserta dari negara-negara sahabat.

Baca Juga: Akhiri Penantian 3 Tahun, KSAL Pastikan KRI Canopus Terjun di Ekspedisi Jala Citra

Rute yang ditempuh antara lain Surabaya-Jakarta-Belawan-Sri Lanka-Singapura-Vietnam-Cina-Korea Selatan-Rusia-Jepang-Filipina-Bitung, dan kembali ke Surabaya. Total jarak tempuh yang akan dilayari mencapai 16.877 nautical mile (NM) selama 124 hari.

“Pelayaran ini menjadi ajang strategis untuk mengasah kemampuan profesionalisme taruna, memperluas wawasan kebangsaan, dan menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara sahabat,” tulis siaran pers TNI AL. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.