Etape Keenam, KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran ke Aljazair

Jakarta, IDM - Pascamenyelesaikan pelayaran etape kelima di Alexandria Mesir, KRI Bima Suci bersiap bertolak dari Alexandria Naval Base menuju Aljazair, Senin (22/5).
Pelayaran etape keenam menuju Aljazair dalam rangka pelayaran muhibah diplomasi dan duta bangsa Kartika Jala Krida 2023, KRI Bima suci akan menempuh perjalanan selama sembilan hari melewati Laut Mediterania.
Sebelumnya, KRI Bima Suci di Alexandria Naval Base, Sabtu (20/5), disambut oleh Athan RI Mesir Kolonel Kav Aria Sanggita Saleh, dilanjutkan courtesy call Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) M Sati Lubis kepada Commander of Alexandria Naval Base Rear Admiral Walid Ali Mahmoud Atiyah.
Baca Juga: Eks Danjen Kopassus Sambut 350 Prajurit Bradjamusti di Markas Kodam XII Tanjungpura
Dalam kunjungan kehormatannya tersebut, Sati Lubis selaku Komandan KRI Bima Suci menyampaikan rasa terima kasih atas fasilitas yang disediakan dan diberikan oleh Alexandria Naval Base selama KRI Bima Suci bersandar.

Selama sandar tiga hari, KRI Bima Suci melaksanakan beberapa kegiatan, seperti bekal ulang logistik dan cocktail party serta kunjungan prajurit KRI Bima Suci ke kapal perang Angkatan Laut Mesir.
"Diharapkan kegiatan tersebut dapat semakin mempererat hubungan angkatan laut antar-kedua negara yang selama ini terjalin sangat baik," ujar Sati Lubis dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (23/5).
Baca Juga: Istana: Indonesia Tidak Mungkin Kembali ke Era Dwifungsi Militer
"Hal ini tentunya merupakan salah satu misi KRI Bima Suci yakni sebagai duta bangsa Indonesia, dalam memperkenalkan budaya bangsa dan membina hubungan diplomasi," sambungnya.
KRI Bima Suci melaksanakan misi muhibah diplomasi dan duta bangsa selama 214 hari atau sekitar tujuh bulan dengan menempuh jarak 25.869 mil laut.
Pada pelayaran ini, KRI Bima Suci juga akan mengikuti beberapa kegiatan internasional, seperti L'Armada (Prancis), Tall Ship Race (Belanda, Inggris, Norwegia dan Skotlandia) serta Hense Sail di Jerman. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































