Etape ke-4 Pelayaran Menuju Lebanon, KRI Diponegoro-365 Sandar di Mesir

Jakarta, IDM - KRI Diponegoro-365 yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O UNIFIL menyelesaikan etape keempat dan berlabuh di Port Said, Mesir, Kamis (4/1).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Senin (8/1), KRI Diponegoro-365 tiba di Mesir pascamenempuh hampir tujuh hari pelayaran dari Salalah, Oman dan melewati tiga perairan di zona Area of Interest (AOI), yaitu Teluk Aden, Bab El Ma deb, dan Laut Merah.
Kedatangan KRI Diponegoro-365 yang dipimpin Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu di Mesir disambut dan diterima oleh Duta Besar LBBP RI Cairo Lutfi Rauf, didampingi Atase Pertahanan RI di Cairo, Kolonel Kav Aria Sanggita Saleh.
Baca Juga: TNI-Polri dan Masyarakat Intan Jaya Berkomitmen Jaga Kondusifitas Keamanan Wilayah di Tahun Politik
Dalam persinggahannya di Mesir kali ini, Lutfi memaparkan kegiatan yang dilaksanakan oleh KRI Diponegoro-365, seperti bekal ulang logistik cair dan pemantapan kondisi teknis.
Selain itu, rombongan satgas beserta awak KRI Diponegoro-365 juga akan mengikuti pengenalan budaya Mesir secara lebih dekat serta napak tilas sejarah dunia dengan mengunjungi museum dan beberapa situs-situs purba kala.
Satgas tersebut akan melaksanakan misi selama satu tahun di Lebanon. Total 120 prajurit TNI AL yang diberangkatkan meliputi 103 anak buah kapal (ABK) KRI Diponegoro-365, terdiri dari 32 perwira, 51 bintara, dan 20 tamtama.
Baca Juga: Aksi Heroik Prajurit Kodim 0303/Bengkalis, Evakuasi Warga Korban Banjir di Habitat Buaya
Selain itu, satgas juga membawa 16 personel pendukung, yakni penerbang flight engineers, air crew, perwira kesehatan, intelijen, psikologi, penerangan dan hukum serta Komando Pasukan Katak (Kopaska), dan penyelam.
KRI Diponegoro-365 bakal menjalani serah terima atau hand over take over dengan KRI Frans Kaisepo-368 yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N UNIFIL. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































