Enam Bulan Patroli Perbatasan Indonesia-Filipina, TNI AL Tutup Corpat Philindo

Jakarta, IDM - TNI AL menutup secara resmi Coordinated Patrol (Corpat) Philippines-Indonesia (Philindo) XXXVI di Filipina, Rabu (14/12). Kegiatan ini adalah patroli bersama TNI AL dan Angkatan Laut Filipina sebagai wujud kerja sama dari Perjanjian Patroli Perbatasan 1975.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (15/12), TNI AL dan Angkatan Laut Filipina menjaga keamanan perbatasan maritim kedua negara, mengamankan wilayah perbatasan terhadap perompakan dan kegiatan illegal lainnya. Patroli dilaksanakan empat kali dalam satu tahun, meliputi harbour dan sea phase.

Corpat Philindo XXXVI dimulai sejak 5 Juli 2022 yang saat itu dibuka oleh Pangkoarmada II TSNB Hutabarat di Manado. Selama latihan, KRI Hiu-634 dan kapal perang Filipina PS 37 Artemio Ricarte melaksanakan berbagai latihan di perairan perbatasan Indonesia-Filipina, seperti manex, flaghoist exercise, semaphorex, flashex, pubex serta finex.
Kemudian, juga dilanjutkan patroli di daerah perbatasan masing-masing negara sampai dengan berlabuh di Davao City dalam rangka mengikuti rangkaian kegiatan penutupan Corpat Philindo XXXVI.

Baca: Bangun Ketahanan Masyarakat Pesisir, TNI AL Bangun 68 Kampung Bahari Nusantara
Penutupan Corpat Philindo XXXVI ini diwakili TSNB Hutabarat selaku Ketua Komite Perbatasan Indonesia bersama Komandan Eastern Mindanao Command (Eastmincom) Lieutenant General Greg T Almerol selaku Ketua Komite Perbatasan Filipina. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































