HANKAM

Empat Satuan TNI AU Raih Penghargaan Samkaryanugraha dari Presiden Prabowo

Pataka satuan TNI AU
Pataka satuan TNI AU yang mendapat penghargaan Samkaryanugraha dari Presiden Prabowo. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM - Sebanyak empat satuan TNI Angkatan Udara (TNI AU) meraih penghargaan Samkaryanugraha dari Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan Presidential Inspection yang digelar di perairan Teluk Jakarta, Kamis (2/10).

Dilansir dari laman TNI dalam tni.mil.id, Jumat (3/10), Pusat Penerangan (Puspen) TNI merinci keempat satuan TNI AU itu adalah Lanud Raden Sadjad, Skadron Udara 6 Wing Udara 4 Lanud Atang Sendjaja, Skadron Pendidikan (Skadik) 102 Lanud Adi Sutjipto, serta Depo Pemeliharaan (Depohar) 70 Lanud Sulaiman.

“Samkaryanugraha merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada kesatuan TNI atas jasa dan pengabdian dalam operasi militer maupun pembangunan pertahanan negara,” tulis Puspen TNI.

Baca Juga: Kolonel Pnb Sugiyanto, Pilot Uji TNI AU yang Sukses Uji Terbang Pesawat KF-21 Boramae

Pada kesempatan yang sama, Prabowo turut menganugerahkan Samkaryanugraha untuk satuan TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Tiga Pati TNI
Tiga Pati TNI yang mendapat Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama dari Presiden Prabowo. (IDM/Faisal Ramadhan)

Satuan TNI AD penerima penghargaan tersebut antara lain Sat 71 Kopassus, Yonif 328/DGH/17/1 Kostrad, Yonif 330/TD/17/1 Kostrad, Kodim 1504/Ambon, dan Kodam XV/Pattimura.

Selanjutnya, terdapat Detasemen Jala Mangkara TNI AL, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 Satban Koarmada I, KRI Karel Satsuit Tubun-356 Satkor Koarmada II, Lanal Tanjung Balai Karimun, dan Koarmada IV Batam yang merupakan satuan TNI AL.

Baca Juga: Profil Letkol Inf Hari Sandra yang Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha dari Prabowo

Selain itu, Prabowo juga turut menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama kepada tiga Perwira Tinggi TNI, salah satunya Pati TNI AU yaitu Wadan Kodiklatau Marsda TNI Benny Arfan. Sementara dua Pati TNI lainnya adalah Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Bangun Nawoko, Pangkoarmada I Laksda TNI Fauzi.

Bintang Yudha Dharma Pratama merupakan tanda kehormatan tinggi dari Pemerintah Republik Indonesia yang diberikan kepada prajurit yang telah mendarmabaktikan diri melampaui panggilan kewajiban dalam tugas, serta menghasilkan karya yang memberi manfaat besar bagi bangsa dan negara.

"Jaga terus kehormatan bangsa dan negara, utamakan selalu pengabdian kepada bangsa dan rakyat, dan jangan pernah mengkhianati bangsa dan rakyat," tegas Prabowo. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.