HANKAM

Emban Misi Kemanusiaan, TNI AU Bantu Kepulangan WNI Korban TPPO dari Myanmar

TPPO
14 WNI korban TPPO di Myanmar yang berhasil dibawa pulang dengan pesawat C-130H TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Pengerahan unsur kekuatan TNI Angkatan Udara (TNI AU) tidak hanya terbatas pada operasi militer perang (OMP). Dalam sejumlah kondisi tertentu, pemerintah membutuhkan kekuatan TNI AU untuk operasi militer selain perang (OMSP), mulai dari penanggulangan bencana di tanah air hingga evakuasi WNI yang berada di luar negeri.

Terbaru, TNI AU kembali sukses mengemban misi kemanusiaan dengan membawa pulang 14 WNI korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Myanmar. Misi pemulangan ini dilakukan usai KBRI Yangon berhasil melakukan upaya diplomasi dengan pihak berwenang di Myanmar.

Baca Juga: 105 Personel TNI AL Ikuti Pelatihan Calon Pengawak Museum Pusat Angkatan Laut

Dalam misi kali ini, TNI AU kembali mengerahkan pesawat angkut andalan, yakni C-130 Hercules A-1320 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Pesawat C-130H
Pesawat C-130H Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma yang dikerahkan oleh TNI AU dalam misi kemanusiaan Myanmar. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Pesawat yang diawaki oleh Letkol Pnb Anjoe Manik, Mayor Pnb Galuh dan co-pilot Lettu Pnb Randy terbang membawa 14 WNI dari Myanmar dan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa malam (27/6).

Sebagai informasi, pesawat yang sama sebelumnya terbang ke Myanmar untuk membawa sejumlah bantuan logistik untuk para korban Badai Mocha Myanmar pada Senin (26/6).

Baca Juga: KSAL Sambut Satgas KJK 2023 KRI Bima Suci di Belanda

Melansir keterangan Dispenau, bantuan logistik yang dibawa pun beragam, meliputi Emergency Shelter Tool Kit (656 Ea), Shelter (390 Ea), Water Filtration System (2 unit) dan Jerry Can (780 Ea).

Keberhasilan dua misi kemanusiaan yang dilakukan oleh TNI AU di Myanmar ini kembali mendapat apresiasi dari para petinggi TNI.

Asops KSAU Marsda TNI Minggit Tribowo atas nama Panglima TNI mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kerja keras seluruh tim. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.