HANKAM

Eks Danjen Kopassus Sambut 350 Prajurit Bradjamusti di Markas Kodam XII Tanjungpura

Mayjen TNI Iwan Setiawan
Eks Danjen Kopassus yang sekarang menjabat Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan menyambut 350 prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Malaysia Batalyon Armed 10/Bradjamusti Divif 1 Kostrad di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tpr, Kubu Raya, Senin (22/5). (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM - Eks Danjen Kopassus yang sekarang menjabat Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan menyambut 350 prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Malaysia Batalyon Armed 10/Bradjamusti Divif 1 Kostrad di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tpr, Kubu Raya, Senin (22/5).

Dilansir keterangan Penkostrad, Selasa, (23/5) nantinya para prajurit yang dipimpin Mayor Arm Ady Kurniawan akan bertugas mengamankan wilayah Sektor Timur Perbatasan RI-MLY, mulai dari wilayah Kabupaten Sanggau hingga wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, selama 365 hari ke depan.

Saat memberikan pengarahan, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan meyakini dan percaya bahwa kedatangan Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti akan membawa berkah, ketenangan, kenyamanan di Masyarakat perbatasan dan akan meningkatkan hubungan yang baik antara Indonesia dengan Malaysia.

Baca Juga: Harda Maruta, Latihan Puncak Wingko III Kopasgat untuk Tingkatkan Profesionalitas

"Karena kalian adalah para prajurit Kostrad. Saya yakin Pangkostrad dan Pangdivif 1 Kostrad sudah memberi pembekalan kepada kalian. Sehingga kalian totalitas melaksanakan tugas panggilan Ibu Pertiwi ini untuk memberikan dharma yang terbaik bagi NKRI," katanya.

Pangdam juga berharap agar sesampainya kalian di Pos agar segera menyesuaikan dan beradaptasi, sehingga kehadiran Satgas bisa langsung dirasakan oleh masyarakat di sekitar tempat kalian bertugas,serta laksanakan serah terima pos dengan baik.

Mayjen TNI Iwan Setiawan
(Foto: Dok. Penkostrad)

"Jadikan evaluasi untuk bekal kalian agar lebih baik dari pada penugasan sebelumnya," kata Pangdam.

Mayjen TNI Iwan Setiawan menyampaikan kepada prajurit, tugas pokok mereka di perbatasan diantaranya, melaksanakan Binter dan Komsos, mengamankan patok perbatasan, mencegah kegiatan ilegal dan penyelundupan serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat wilayah perbatasan.

Baca Juga: Taruna Akmil Tingkat III Laksanakan On The Job Training di Kandang Bremoro

"Terhitung mulai dari tanggal 22 Mei 2023 hingga 22 Mei 2024 selama 365 hari, di sepanjang 250 km sektor timur Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka mendukun tugas pokok TNI," ujarnya.

la selaku Pangkogasgabpamwiltas Darat XII/Tpr menekankan kepada para prajurit Yonarmed 10/Bradjamusti melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya. Selalu menjaga kehormatan diri, keluarga dan satuan serta kehormatan NKRI. Selalu berbuat yang terbaik dan memberikan hal - hal yang positif dimana mereka berada .

"Adakan komunikasi dengan seluruh unsur dan tokoh yang ada di wilayah kalian berada. Kalian harus bantu kesulitan-kesulitan masyarakat yang ada di perbatasan. Kalian harus jadi contoh dan tauladan. Jangan ada yang melakukan tindakan-tindakan yang menyakiti hati rakyat," kata Pandam. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.